Merasa lelah sekali dalam hidup, masalah tak kunjung selesai, belum selesai bahkan sudah datang masalah baru. Nggak cukup sampai disitu, satu-persatu orang yang dulu dekat sekarang mulai menjauh, entah menjauh karena masa depan atau memang sudah tidak satu frekuensi lagi. Padahal dulu kamu akrab banget kan, kayak saudara yang ketemu gede. Tapi sekarang? Hilang kontak, seperti orang asing, bahkan kabarpun tak tau rimbanya.
Capek memang ya, hidup di usia yang nanggung atas keputusan-keputusan besar dalam hidup. Risiko dan perjuangan sudah menjadi makanan sehari-hari. Saat ini sepertinya kamu perlu merefleksikan diri kamu sendiri, membayangkan situasi dimana kamu hidup di masa tua, anak-anak sudah besar, istrimu sudah tiada, tersisa kamu dan tempat tinggalmu juga kenangan selama hidup bertahun-tahun. Sekarang tidak ada lagi tujuan. Membayangkan cita-cita yang dulu belum tercapai aja melelahkan apalagi harus menggapainya lagi.
Situasi seperti ini memang langka, bahkan mungkin sekali seumur hidup. Atau berkali-kali lipat di masa depan. Hanya Tuhan yang tahu, sekarang waktunya kamu berserah. Kalau sudah usaha, beristirahatlah. Ambil jeda dalam hidupmu. Jangan kau paksa terus-menerus. Ucaplah terima kasih pada dirimu sendiri karena sudah mencapai titik ini.










