Cerita Pendek dari kang maman seorang no tulen tentang wacana kemendibud yang baru yaitu penerapan fullday di sekolah.
Kultweet dari kang @maman1965 8:00 PM - 8 Aug 2016
Ikut dalam kegiatan #tebarvirusliterasi bersama kegiatan #pustakabergerak membawaku ke sejumlah pelosok terpencil negeri ini. #fullday
Sekali waktu, pd Jm, 11/3/2016 sy beruntung bs menyusur ke sejumlah pelosok desa di Polewali Mandar, Sulawesi Barat. #fullday
Bermotor butut bersm seorg guru bernama As'ad Sattari, sy dtg & berbagi cerita dg pelajr SMAN1 Alu. #fullday
Di sana sy bersua siswi-siswa hebat, penuh semangat dlm menuntut ilmu, di tengah setumpuk keterbatasan. #fullday
Tak sedikit yg hrs berjalan kaki selama 2-3 jam (total 4-6 jam pp) utk pp rumah-sekolah #fullday
Mrk mesti melintasi 5 s/d 8 kelok sungai yang hanya 2 di antaranya yg memiliki jembatan kecil. Kuyup basah setiba di sekolah. #fullday
Jk hujan deras melanda, mrk tak bs berangkat sekolah atau jika memaksa, bs hanyut oleh arus sungai yg menderas. #fullday
Tak jarang di antara mereka yg ke sekolah sambil membawa parang yg diasah tajam saat jam istirahat. #fullday
Bkn utk persiapan tawuran, tetapi "teman perjalanan" jk di jln bertemu ular yg berpapasan & hendak bahayakan nyawanya. #fullday
Jg kujumpai guru2 yg penuh dedikasi mengabdi utk mengajak siswa-siswinya iqro, "membaca" dan tak pernah menyerah dlm menuntut ilmu. #fullday
Berrsua kepala sekolah yg ruang kerjanya sekaligus menjd gudang "barang2 berharga milik sekolah"... #fullday
... yg bs jd menurut orang kota besar, "Apanya yang berharga?" Respek buatmu Pahlawan Tanpa Tanda Jasa. #fullday
Sama seperti muridnya, utk mencapai sekolah, mereka hrs tempuh perjalanan berjam2, pulang dan pergi dg sarana terbatas. #fullday
Di sudut negeri minim sarana, mereka bersama-sama merajut mimpi akan masa depan yang lebih baik. #fullday
Mereka merajut asa atas nama cinta pd negeri yang katanya: gemah ripah lo jinawi. #fullday
Beberapa hari belakangan, kudengar “sebuah rencana” , “sebuah usulan” atau apa pun namanya, dari seorg menteri, ttg sekolah #fullday
Katanya, semoga sy salah mendengar, demi menjauhkan anak dr pengaruh buruk, pengaruh jahat di luar sekolah... #fullday
Nak, org tua yang bikin masalah di luar sana, yg gagal memberimu suasana aman, tapi kamu yg disuruh menanggung bebannya. #fullday
masa bermainmu mau direnggut, masa bersenang-senangmu di tepi pantai, di sawah dan ladang, di sungai-sungai hendak mereka rampas.. #fullday
demi menutupi salahnya, tak berimu ruang yang aman dan jauh dari segala bahaya dan keburukan dg cara 'memenjarakanmu' di sekolah. #fullday
Padahal kusaksikan sendiri, di sela-sela hari lepasmu dari sekolah kamu pun tak diam, mesti menaklukkan arus sungai.., #fullday
membantu orangtua di sawah, di ladang , mengangon bebek, memandikan sapi, berlayar menangkap ikan, membantu emak jualan... #fullday
bapak ibumu yang guru, juga guru-gurumu hendak mereka terungku dalam penjara, kapan mereka punya napas lega utk menambah ilmunya. #fullday
Kpn gurumu bs membaca sambil menunggu warungnya, sambil menjaga sawahnya dari serangan burung-burung nakal, kl seharian diterungku. #fullday
Kpn mereka bs bermasyarakat, menikmati alam dan lingk sosial yang terkembang menjadi guru ini.... #fullday
Nak, maafkan kamu, orangtuamu yang tidak tahu diri ini, yang kembali ingin memenjarakanmu di ruang2 bernama sekolah..., #fullday
Kalau kamu #fullday di sekolah, dan mesti berjalan kaki hingga berjam-jam lagi untuk sampai di rumah, dan besok berjam2 lagu utk ke sekolah
Ah....., sungguh kami ini orangtua yang tak tahu diri... #fullday
Silahkan Di Share Yaa, Supaya INDONESIA Lebih Baik












