Bertahan Atas Pilihan
Dalam memilih, ada dua atau lebih pilihan yang sama-sama harus segera diputuskan. Memilih salah satu, artinya meninggalkan pilihan lainnya. Menentukan salah satu, artinya menanggalkan opsi lainnya. Tapi, begitu sudah dipilih, masalah menjadi selesai.
Bertahan di atas sebuah pilihan tidak semudah itu. Butuh proses yang lebih panjang dan berliku. Saat usai diputuskan, esok-lusa menjadi kewajiban yang harus ditunaikan, jadi beban di pundak yang berkepanjangan.
Boleh jadi, kala bermula, pijakan kita sekuat karang. Namun seiring waktu berjalan, menjadi rapuh bagai daun yang tersapu angin malam.
Butuh komitmen seteguh nahkoda, prinsip setegar baja, dan visi sejelas samudera untuk menghalau godaan yang beraneka rupa.
Karena sejalan dengan hal itu, ada keindahan-keindahan lain yang membuat kita dengan mudahnya berpaling. Menjadi goyah, menjadi berkeinginan untuk berpindah arah.
Lalu, bagaimana caranya agar tidak mudah berganti haluan?
Cari sebanyak mungkin alasan kenapa harus bertahan.













