Bersih Desa Malang Raya, Pesta Rakyat Ajang Kenalkan Budaya Bangsa
MALANGTODAY.NET - Gelaran bersih desa di Malang Raya selalu dipenuhi dengan agenda karnaval atau pesta rakyat. Kegiatan yang selalu diagendakan setiap satu atau dua tahun sekali itu pun selalu berhasil menyedot banyak perhatian publik. Masing-masing daerah tentu berlomba-lomba menyuguhkan sesuatu yang baru. Menariknya, setiap tema yang diangkat selalu erat kaitannya dengan etnik dan budaya nusantara yang tak hanya identik dengan daerahnya sendiri. Alhasil, selain bersenang-senang, juga ada banyak ilmu baru yang bisa ditularkan. Salah satunya melalui tarian khas daerah hingga kostum dari banyak daerah. [caption id="attachment_95371" align="aligncenter" width="640"] Suasana Kemeriahan Karnaval Bersih Desa Merjosari @pipit[/caption] Ketika pawai berlangsung, tentu ada banyak banget kostum kece ya guys. Mulai dari kostum khas Malangan, kostum Jawa Timuran, kostum Dayak, hingga kostum khas Bali. Menariknya, ada juga pertunjukan kolosal yang terkadang di suguhkan di sepanjang jalan. Pawai budaya itu pun sampai hari ini masih bisa dinikmati loh guys. Seperti Minggu, (8/10) siang tadi, pawai juga berlangsung di kawasan Merjosari, Kota Malang. Dengan mengusung tema Merjosari Bangkit, kegiatanpun berlangsung sangat meriah. Ribuan peserta hadir dan ikut memeriahkan acara tersebut. Kekayaan budaya nusantara mulai dari budaya Sumatra, Jawa, Kalimantan, Bali hingga Papua disuguhkan dan berbaur menjadi satu. Kegiatan itu pun mendapat apresiasi positif dari Wali Kota Malang, M. Anton. Karena selain memiliki nilai filosofi, kegiatan tersebut menurutnya juga menjadi upaya untuk melestarikan budaya lokal. "Kegiatan uri-uri budaya ini sangat baik sekali dan sangat positif sekali," kata pria yang akrab disapa Abah Anton itu. Selain itu, dikatakan pula kreatifitas warga dalam mengkreasikan ide dan gagasan yang dituangkan dalam gerak tari hingga pembuatan busana menunjukkan bagaimana warga Merjosari sangat kreatif. "Tentunya kita akan terus mendukung acara ini karena karnaval bersih desa ini memiliki pesan yang kuat bagaimana untuk bersyukur kepada Tuhan sekaligus upaya menjaga kebersihan lingkungan," tandasnya. Lebih lanjut Anton berpesan kepada masyarakat agar terus menjaga tradisi dan budaya setempat di tengah arus globalisasi dan modernisasi saat ini. "Sekali lagi mari terus kita jaga budaya kita dan ikut serta dalam mensukseskan pembangunan di Kota Malang," pesan Abah Anton. [caption id="attachment_95374" align="aligncenter" width="640"] Suasana Kemeriahan Karnaval Bersih Desa Di Merjosari @zuk[/caption] Tak hanya di Kota Malang saja, kegiatan serupa juga banyak dilakukan di kawasan Kabupaten Malang loh. Seperti yang dilakukan di Desa Pandanajeng Kecamatan Tumpang belum lama ini salah satunya. Ribuan peserta dengan antusias mengikuti kegiatan yang selalu dihelat setiap dua tahun sekali itu. Beragam kesenian yang disuguhkan pun sangat menarik dan mampu menyedot perhatian banyak kalangan. Mulai dari tari khas tradisional, tarian modern, drama kolosal yang menceritakan perjuangan pahlawan nasional dan pahlawan daerah, hingga lantunan jawa seperti tayub. "Selain pawai, ada juga wayangan hingga pengajian," terang salah seorang warga Desa Pandanajeng, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, Iis. Kira-kira, di daerahmu seperti apa guys? Masih banyak kan yang terus menumbuhkan budaya dan kesenian khas nusantara ini? (pit/zuk)
Source : https://malangtoday.net/malang-raya/kota-malang/bersih-desa-malang-raya-pesta-rakyat-ajang-kenalkan-budaya-bangsa/










