Mie ABC selera pedas > Samyang

seen from France

seen from France
seen from United States
seen from South Korea
seen from France

seen from Japan
seen from China
seen from China
seen from China

seen from United Kingdom
seen from China
seen from Singapore
seen from China
seen from United States
seen from United States

seen from Australia

seen from Mexico
seen from China
seen from South Korea

seen from Australia
Mie ABC selera pedas > Samyang
#RamadhanBercerita Day 4: Beli Indomie Di Indomaret
Nama saya Fito, umur 18 tahun, baru lulus SMA, dan suka makan Indomie. Indomie beneran. Bukan kayak di warung yang kalo kita pesen Indomie dikasihnya Mie Sedaap, Supermi, atau Mie Sakura. Saya suka makan Indomie yang merk Indomie. Titik. Dua. Bintang.
Di rumah, keluarga saya selalu sedia stok Indomie untuk jaga jaga kalo misal tengah malam dan butuh camilan. Iya, keluarga saya memang nyamilnya Indomie. Makanan utamanya tumpeng, satu porsi satu orang.
Dua hari lalu, stok Indomie di rumah saya habis, padahal malam itu kami sekeluarga sedang kepingin makan mie. Selain itu juga buat jaga jaga suatu waktu kami tidak sempat masak untuk sahur/buka, tidak perlu takut, kan ada Indomie!
Akhirnya malam itu saya pergi beli Indomie. Awalnya saya jalan ke toko langganan dekat rumah. Ternyata toko nya tutup karena sudah terlalu malam. Memang, yang punya toko orang baik baik, nggak suka kehidupan malam.
Jadilah saya berjalan ke Indomaret yang jaraknya nggak seberapa jauh dari rumah, tapi lebih jauh kalo dibandingkan dengan jarak toko yang tadi. Walaupun sebenarnya lebih jauh aku dan kamu.
Kapan kita bisa sedekat Indomaret dan Alfamart? /senden rombong juice q-ta/
Sampai di Indomaret, gak basa basi saya langsung dateng ke rak tepat mie. Rencananya langsung ambil 10 bungkus, 5 mie kuah, 5 mie goreng. Tapi rencana hanya tinggal rencana. Saya kaget lihat rak mie di Indomaret. Kenapa? Karena varian mie di situ macem macem, banyak banget!!
FYI, ini pertama kalinya saya pergi ke Indomaret khusus untuk beli mie. Biasanya pernah, cuma gak sempet memperhatikan dengan jeli macem macem mie nya.
Lihat macem macem mie di situ saya bingung. Ada mungkin sekitar 5-7 menit saya berdiri di depan rak mie sambil pegang keranjang. Bolak balik ambil-taruh-ambil lagi-taruh lagi bungkus mie, soalnya saya bingung pilih mie yang mana.
Pada akhirnya saya beli Indomie goreng yang kayaknya edisi spesial 40 tahun, soalnya bungkusnya bagus dan ukurannya lebih besar. Ada 3 rasa, masing masing rasa saya beli 2 biji. Terus, mie kuahnya saya malah beli mie ABC. Saya beli mie selera pedas 4 biji.
Saya pulang membawa sekresek Indomie campur mie ABC. Keluarga senang. Saya senang. Kamu senang aku. Uwuwuwuuu~~~
Sekian pengalaman saya beli Indomie di Indomaret. Pengalaman berharga yang takkan terlupa. Magnifico....
btw, postingan ini penting gak sih? :"))