A moment before take off.. Efek antrian terlalu panjang. Mengintip di balik jendela kecil pesawat, menerawang, tidak menemukan sesuatu yg cukup berharga untuk memfokuskan mata dan amigdala Dalam rindu kumengukir figurmu Melepas torehan tarian imajinasiku Akan kamu Sapuan angin menyentuh kulitku Kurasa kamu Terik matahari, kupikir hangatmu Ah.. Aku temaram, ingin hadirmu Tertawa kecil, oksitosinku meluncurkan jurus manipulasinya, meluncur tepat ke arah retinaku, yang langsung terkapar, kehilangan realita Sontak hanya kulihat kamu, dan bayang wajahmu Hipokampusku menggeliat, bangun dari tidur siangnya, tidak mau ketinggalan, menghelakan memoriku akan pelukanmu, Damainya saat kepalaku bersandar di dadamu Ah.. Aku temaram, aku ingin kamu