Le Petit écho de la mode. No 14. Volume XVII. 7 Avril 1895. Pl. 4209. Chapeau Du Minil, à 6 fr. 85, et col Henri IV, à 1 fr. 50. Ville de Paris / Bibliothèque Forney.
seen from Argentina
seen from Russia
seen from United States
seen from Panama
seen from China
seen from Canada
seen from Malaysia
seen from China

seen from Canada

seen from United States

seen from United States
seen from Canada
seen from China

seen from Mexico
seen from China
seen from United States

seen from Russia

seen from Malaysia
seen from United States
seen from Australia
Le Petit écho de la mode. No 14. Volume XVII. 7 Avril 1895. Pl. 4209. Chapeau Du Minil, à 6 fr. 85, et col Henri IV, à 1 fr. 50. Ville de Paris / Bibliothèque Forney.
Si Minil lagi asyik bersantai di bawah pohon, cuek aja waktu aku panggil-panggil. Kucing yang dirawat tetangga ini kelihatan makin gemuk setelah steril. Katanya sejak lebih sering dikurung jadi lebih sering makan-tidur. Biasanya setiap aku datang dan panggil dia akan lari mendekat. Jadi ingat pas steril, beratnya sepertinya gak nyampe 1.5kg, mana tampangnya imut. Untung aja petugasnya cuek dan mengijinkannya. Sayangnya dia masih sangat terintimidasi kalau ada kucing liar lainnya, jadi kalau ngasih makanan Minil sering malah diserobot kucing lain.
Minil, kucing yang dirawat oleh salah satu tetangga dan sering aku kunjungi, sedang bersembunyi di balik rerumputan. Badannya kecil, bahkan untuk ukuran kucing berumur sekitar 6 bulan. Bekas steril di perutnya masih belum tumbuh bulu secara sempurna sehingga masih bisa terlihat jelas bekas jahitan - padahal si Candil yang disteril bareng dengannya sudah lebat bulunya dan lincah.
Kalau diberi makan tidak pernah fokus makan dan makannya juga pelan, akibatnya sering keburu direbut oleh kucing liar lainnya.
Minil, kucing tetangga yang sudah lumayan akrab dengan El, baru saja buang air di gundukan pasir pinggir kali. Selepas buang hajat, dia langsung berjingkrak-jingkrak, entah kegirangan atau karena lega. Penasaran juga, mengapa kucing punya kebiasaan “heboh” sehabis buang hajat.
Meski badannya tidak terlalu gemuk, tapi sepertinya dia kecukupan soal makanan. Tiap kali kami datang dan memberinya makan, dia tidak terlalu antusias dan lebih suka bermain.
Sejak kemarin kucing kecil hitam putih ini mulai berani mendekatiku dan meminta makan. Bahkan sepertinya dia sudah cukup hafal dengan suara kereta dorong El, karena biasanya langsung nongol dan mengeong minta makan. Padahal sebelumnya dia selalu menghindar saat melihat mendekat. Sepertinya perlu memikirkan untuk memberinya nama ... hmm.
Update: aku putuskan untuk memanggilnya Tomtom.
Oh ya, mendadak si minil ini muncul dari gerbang depan rumah yang dia tempati, padahal selama ini dia tinggal di bagian belakang rumah. Dia juga sudah hafal bunyi kereta dorong El karena mendadak muncul dari balik gerbang untuk minta makan. Saat aku semapt ketemu tetanggaku, dia bilang sengaja memindahkan Minil ke depan biar “bersosialisasi”, karena kalau di belakang dia gak pernah mau keluar gerbang. Ada-ada saja :)
Omg... #minicoke #minil&p #cute (Taken with Instagram)