Hari Itu
Hari itu berselimut pekat langit dengan bulan mengorbit Satu cerita aku bagikan dari hati kepada mimpi Adalah simbol-simbol perjumpaan kita Kemudian mematikan suasana Waktu terus menyempit karena terhimpit terjepit
Hari itu dengan gugusan bintang berjejer di keheningan malam Satu bagian buku aku curahkan dari mimpi kepada hati Adalah detik bergulir tidak mampu menahan rasa yang mengalir Kelam itu mencekam mengekang keberadaan dua insan Hati tidak terpaut karena malam merenggut
Hari itu di sisa-sisa perpisahan Satu teguk perasaan Tertinggal tanpa diacuhkan Laksana hitam yang menuai ketakutan Aku hanya peduli pada bagaimana kemudian Segalanya tidak berhenti menjadi kenangan
- Salemba, kenangan malam ditulis siang














