Jadi untuk end year holiday kali ini saya dan keluarga memutuskan untuk menghabiskan waktu kami di Surabaya, Lawang, dan Malang. Surabaya dan Malang bisa dibilang rumah kedua dan ketiga keluarga saya. Currently, Bunda (sebutan bagi ibu saya) bekerja di Surabaya, dan kedua adik saya (Valdy dan Ega) kuliah di Malang. Sedangkan saya kerja di Bandung, selanjutnya Ayah saya bekerja di Jakarta.
Pada bingung ya dengan lokasi tinggal keluarga saya? Tenang.. saya sudah terbiasa hidup mencar-mencar gini sejak kecil. Eits bukan karena keluarga kami tidak harmonis ya (karena banyak yang mikir seperti itu), tapi karena tuntutan pekerjaan kedua orang tua saya.
Oleh karena lokasi tinggal kami yang berbeda-beda…maka setiap lebaran, libur akhir tahun dan libur panjang lainnya, saya selalu spending time dengan keluarga saya.
Nah, untuk liburan akhir tahun kali ini sedikit berbeda, karena kali ini Alif (sepupu saya yang masih berumur 5 tahun) dibonyong juga berserta ibunya.
Liburan akhir tahun pertama saya habiskan di Surabaya. Surabaya kali ini terasa sangat sepi, bandara Ir. Juanda yang biasanya ramai kali ini kosong sekali. Biasanya saya sangat kesulitan mendapatkan taxi, namun tidak kali ini. Setelah saya tiba di rumah dan bertemu dengan Bunda, Alif dan Ibu nya, kami langsung menuju sebuah tempat makan rekomendasi dari teman Bunda. Namanya Botanika.
Botanika ini berlokasi di Kertajaya Indah. Ketika kita masuk ke resto ini, nuansanya hijau sekali dan sangat instagram-able. Oleh karena nya, setelah memesan makanan, langsung lah saya, bunda Alif, dan ibu nya beraksi.
Nah udah puas foto-foto, saat nya kita mencicipi hidangan yang sudah siap terhidang. The food looks tasty, dan benar lah….rasa makanan yang kami pesan enak semua! I’m sooo happy :)
*Sate lilit dan roti jala*
*Ini tuh semacam pecel gitu, tapi dibuat unyu unyu gitu pake cup dari kulit lumpia*
Oiya kunyit asem yang aku pesen ini juga recommended banget loh.
Setelah kita kenyang makan enak, aku dan keluarga ngelanjutin lagi perjalanan kami. Misi kami kali ini adalah…… Monumen Kapal Selam (MONKASEL). Monumen Kapal Selam ini ada di daerah Kalimas, Surabaya. Kita sengaja banget ke Monumen ini supaya Alif kenal dan tau lebih detail mengenai kapal selam.
Untuk Monumen Kapal Selam ini, kita harus membayar tiket masuk sebesar Rp. 10.000,- per orang. Anak diatas umur 5 tahun wajib bayar full ya. Nah setelah selesai membayar tiket, kita diarahkan untuk nonton video dorama gitu tentang TNI AL dan Kapal Selam yang mangkir disitu, yaitu KRI Pasopati. Dari video dorama itu, saya jadi tau bahwa KRI Pasopati ini berjenis SS Type Whiskey Class dan dibuat di Vladi Wosotk, Rusia pada tahun 1952.
Setelah selesai nonton video singkat ini, kita barulah diperbolehkan memasuki Monumen Kapal Selam. Overall Monumen Kapal Selam KRI Pasopati ini tuh besar banget dan ya lumayan lah untuk kapal selam pada jamannya, karena jika dibandingkan dengan kapal selam tahun 90-an (yang dulu pernah saya naiki), ini memang lebih kuno namun lebih luas. Alif senang banget pas masuk ke Monumen Kapal Selam ini, biarpun dia sempet heboh juga karena kegerahan. Pengunjung yang datang juga tampaknya senang sekali memasuki Monumen Kapal Selam ini… krena mereka dibebaskan buat selfie-selfie gratis disetiap sudut… hahahha.
Minusnya dari Monumen ini yaitu wilayah sekitarnya kurang bersih dan apik, selain itu tampaknya perlu ada guide atau sekedar rekaman cerita dari setiap sudut Monumen, agar sejarah atau edukasi ke pengunjungnya lebih terasa.