Resolusiku untuk Mencapai Impian Besar
Menjadi berpengaruh dan bermanfaat adalah tujuanku, yang ingin kuraih secara bertahap melalui resolusi setiap tahunnya.
Impianku tidak berubah dari semenjak kecil hingga sekarang, tumbuh dan besar di kota kecil seperti Subang yang masih terbatas dalam sarana dan prasarana telah membuatku yakin untuk menciptakan sebuah perubahan. Aku ingin membangun rumah sakit yang besar dan ramah bagi orang miskin, dengan program pemberdayaan masyarakat secara aktif agar sehat dan produktif, sehingga ketika sewaktu-waktu mengalami sakit mereka tidak perlu kebingungan mengenai masalah biaya yang selalu menjadi beban bagi pihak keluarga dan kalaupun sakit jangan lama-lama karena hidup terus berlanjut. Untuk mencapai impianku itu, aku membuat resolusi untuk tahun 2018 sebagai tahapan yang harus kulalui. Resolusiku untuk wujudkan mimpi adalah menabung hingga terkumpul uang sekian X rupiah.
Uang yang terkumpul di penghujung tahun 2018 akan digunakan untuk modal usaha, seperti menjual obat-obatan dan mendirikan apotik atau yang lainnya agar uang yang terkumpul tersebut berkembang. Sulit sekali bagiku membangun rumah sakit besar tanpa penguatan finansial sebagai pondasinya, apalagi tujuanku tidak hanya membangun rumah sakit tetapi juga membangun sumber daya manusianya. Aku ingin libatkan semua masyarakat Subang dalam impianku ini; uang, jasa, dan tenaga yang mereka sumbangsihkan adalah tabungan mereka sebagai anggota rumah sakit yang akan didirikan nantinya. Dengan begitu, kami dapat menciptakan lowongan kerja dari usaha gotong royong masyarakat itu sendiri.
Setiap tahunnya, dana yang terkumpul akan dikembangkan terus menerus hingga dirasa cukup untuk membangun rumah sakit, dari mulai pembelian tanahnya, perizinannya, pembangunannya, dan fasilitasi sumber daya manusianya. Untuk menjaga konsistensi alur keuangan, warung-warung usaha tetap dikelola untuk menunjang kegiatan rumah sakit. Sesuai dengan tujuan didirikannya rumah sakit, yakni diperuntukkan bagi siapapun tanpa mengenal status ekonomi, masyarakat memiliki akses penuh untuk memeriksakan kesehatan di rumah sakit tersebut hanya dengan satu syarat, yakni terlibat dalam kegiatan warung usaha dan kegiatan rumah sakit. Keterlibatan masyarakat tersebut, bukan hanya untuk mendapatkan akses rumah sakit, melainkan juga sebagai mata pencaharian keluarga. Sehingga, masyarakat Subang selain sehat juga sejahtera.
Tidak ada impian tanpa tantangan dan resiko, sebagai perempuan tak disangkal aku memiliki banyak kendala, seperti usia, pandangan masyarakat, dan ruang gerak yang masih dibatasi, serta sesekali mengalami sakit. Barangkali, bagi seorang perempuan pada umumnya berdiam diri di rumah adalah lebih baik. Tetapi, bagiku tidak seperti itu, perempuan memiliki proporsi di rumah dan di lingkungan seperti halnya laki-laki. Dengan begitu, perempuan memiliki hak untuk menciptakan perubahan dan menginspirasi. Untuk mengatasi imunitas yang turun dan jatuh sakit, aku memilih Theragran-M sebagai vitamin yang bagus untuk mempercepat masa penyembuhan, sehingga resolusiku tidak dijegal oleh rasa sakit yang lama-lama.
Gambar ini diambil dari laman Theragran-M
Theragran-M membantuku dalam melewati hari yang penuh tantangan.
Hal pertama yang kulakukan dalam mewujudkan impianku adalah meyakinkanku sendiri dan bertanya pada Tuhan, aku tidak ingin berhenti di tengah jalan. Kedua, aku meminta restu kedua orangtuaku, mereka adalah pintu keberkahan yang harus kubuka terlebih dahulu, kalaupun mereka tidak menerima, aku berkewajiban untuk membujuk mereka secara halus dan pelan-pelan; tanpa restu mereka, aku hanya berjalan di atas ambisi dan egoisme. Ketiga, aku harus bekerja keras, siang dan malam harus aku manfaatkan semaksimal mungkin untuk mencapai resolusi di tahun 2018 sebagai tahun pertama aku menginjakkan harapanku. Jika di tahun 2018 aku mencapai target, selanjutnya aku membangun usaha dengan modal yang terkumpul dan mengembangkannya dengan melibatkan masyarakat Subang dan ditemani oleh orang-orang ahli dalam perencanaan dan implementasi.
Dalam kesempatan ini, Blogger Perempuan Network dan Theragran-M menjadi jalanku untuk mengungkapkan resolusi yang tak sabar aku wujudkan di tahun 2018. Sebagai perempuan, aku memilih untuk menjadi bagian dari Blogger Perempuan Network yang mendukung perempuan-perempuan Indonesia dalam mengisi peluang dan berkreasi dan Theragran-M yang siaga mengembalikan daya tahan tubuh setelah sakit dalam mewujudkan impian melalui resolusiku. Tidak ada perempuan hebat yang lahir sendiri, meskipun dapat mandiri, perempuan selalu membutuhkan dukungan dari kalian semua.
Salam sehat dan menginspirasi bagi perempuan-perempuan Indonesia!
*Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Theragran-M.


















