Kamu itu serupa uang. Berharga, tapi tidak untuk disombongkan.
hildhariz

seen from Netherlands

seen from United States
seen from Singapore

seen from Russia

seen from United States

seen from Russia
seen from Germany
seen from Netherlands
seen from Russia
seen from China
seen from Russia
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Russia
seen from T1
seen from Brazil

seen from United States
seen from Russia
seen from United States
Kamu itu serupa uang. Berharga, tapi tidak untuk disombongkan.
hildhariz
Malu bertanya, sesak di dada.
.
.
.
pict: google
Berkali aku menulis kata 'terakhir', namun tak pernah benar-benar 'menjadi terakhir' jika itu tentang kamu.
hildhariz
Sebab, rindu ini telah bertuan. Bukan lagi milikmu.
hildhariz
Jangan mencari diriku dalam raga yang lain. Karena saat itu juga, aku hancur sehancur hancurnya pecahan kaca. Ketika (kita) sudah tak bersama, biarkan aku tetap hidup dalam kenangan dan sanubari..
aku tak ingin digantikan, oleh apapun dan siapapun. Aku egois? Memang.
Aku hanyalah seorang pelukis kata yang melukis luka pada sketsa berbentuk hati (?) dan kanvas berwarna biru.
104.16
Terimakasih. Ditengah gerimis, malam ini terasa romantis ditemani syahdunya cerita A. A. Navis. Aku tak bisa mengemis lagi. Sungguh. Ini kisah yg manis di hari kamis
berkali-kali aku mempercayai janji yang pergi akan kembali di bulan Januari. Ah, inilah lullaby, terlebih di bulan Juni, saat sepi menghampiri tanpa pernah permisi, untuk menemani aku yang sendiri, karena letih menanti hati yang akan kembali. Apakah harus kuingkari?
hildhariz
250316