Steam Deck 2: A Long Road to a New GenerationThe Steam Deck 2 has gained significant popularity amon
Steam Deck 2: A Long Road to a New Generation
The Steam Deck 2 has gained significant popularity among portable gaming enthusiasts, thanks to its power and versatility within the Steam platform. Since its launch, many have been wondering when the next version will arrive, perhaps with an OLED display or significant hardware improvements. However, according to the latest statements from Valve, fans will need to be patient, as the release of Steam Deck 2 seems still far away. Let's take a look at what the future holds for this portable console and what Valve's plans are.
Sebagai seseorang yang udah punya smartphone yang sama selama tiga tahun terakhir, tentunya aku banyak menghadapi masalah-masalah yang datang bersama sebuah ponsel yang mulai kelihatan umurnya. Kayak misalnya, bagaimana kadang-kadang ponselku suka nge-lag jika aku kebanyakan buka aplikasi. Atau storage-nya yang seringkali penuh, sehingga aku nggak bisa install aplikasi-aplikasi baru (belakangan ini bahkan aku sempat menghapus dua-tiga aplikasi cuma supaya bisa mesen tiket kereta di Traveloka). Atau bagaimana baterainya kenapa cepat habis, meskipun aku bahkan cuma melakukan hal-hal standar kayak mendengarkan musik atau mengakses media sosial. Belum lagi fakta kalau aku nggak pernah bisa main game di smartphone layaknya orang-orang lain, hanya karena kapasitas smartphone-ku nggak memungkinkan untuk itu.
Kadang-kadang, aku sempat berpikir buat ganti ponsel gara-gara itu semua.
Untungnya, di tengah-tengah keresahan itu, pada akhirnya aku menemukan jalan keluar: Asus Zenfone Max M2. Aku sendiri memilih Zenfone Max M2 bukannya tanpa alasan. Smartphone yang merupakan penerus dari Zenfone Max Pro M2 yang sudah lebih dulu dirilis ini memiliki banyak keunggulan yang membuatku tergiur untuk memilikinya:
1. Kapasitas baterainya besar
Dengan kapasitas baterai yang mencapai 4000mAh, Zenfone Max M2 dapat tahan seharian. Sangat cukup untuk melakukan aktivitas berat seperti menggunakan smartphone untuk bermain game atau update di media sosial. (Ini tentu beda dengan smartphone lamaku yang baru dipakai lima jam saja sudah minta di-charge.) Bahkan, jika pemakaiannya nggak terlalu intens, Zenfone Max M2 ini bisa tahan sampai 3-4 hari. Makanya, melihat kapasitas baterainya sendiri sudah membuatku sangat tergiur dengan Zenfone Max M2.
2. Desain stylish dan sangat mendukung untuk berbagai aktivitas
Zenfone Max M2 terlihat sangat kekinian dengan desain berponi yang belakangan ini banyak ditemukan pada smartphone-smartphone keluaran terbaru. Dengan layarnya yang sebesar 6.3 inci, berbagai aktivitas seperti menonton video, bermain game, dan mengakses media sosial dapat dilaksanakan dengan sangat nyaman. Meski demikian, dengan ketebalan hanya 7.7 mm, ponsel ini tetap nyaman untuk digenggam.
3. Sistem Android yang digunakan sangat up-to-date
Zenfone Max M2 menggunakan sistem Android Oreo 8.0, OS Android yang dirilis pada Agustus 2017 lalu. Tentunya, ini upgrade dari smartphone lamaku yang cuma mentok di Lollipop. Untuk sekarang, sistem Android ini bisa dibilang up-to-date dan dapat mendukung banyak aplikasi di PlayStore. Selain itu, Android Oreo juga merupakan OS yang pas untuk melakukan kegiatan-kegiatan seperti bermain game.
4. Storage besar, bisa muat banyak aplikasi
Storage internal Zenfone Max M2 mencapai 64 GB. Cukup untuk menyimpan berbagai macam aplikasi, gambar, musik, dan video. Oleh karena itu, aku merasa kalau aku nggak perlu takut kehabisan storage saat menggunakan Zenfone Max M2 untuk menyimpan banyak foto dan men-download berbagai aplikasi (salah satu keluhanku di smartphone-ku yang sekarang adalah kapasitas penyimpanannya yang amat kecil, sehingga seringkali aku harus menghapus satu aplikasi untuk meng-install aplikasi lain). Selain itu, kapasitas storage ini juga masih bisa di-ekspansi dengan menggunakan slot microSD yang bisa muat hingga 2 TB.
5. Kencang, namun tetap hemat energi
Zenfone Max M2 memiliki prosesor yang terbilang gahar; Qualcomm Snapdragon 632, yang merupakan upgrade dari prosesor Qualcomm Snapdragon 625. Prosesor ini dikenal memiliki performa yang tinggi, namun tetap hemat daya dan tidak cepat panas. Tentunya prosesor gahar ini sesuai dengan fungsi utama Zenfone Max M2 sebagai ponsel gaming, karena dapat memungkinkan game-game berat sekalipun dapat dimainkan tanpa terjadi lag.
6. Bisa Juga Diandalkan untuk Fotografi
Zenfone Max M2 memiliki kamera belakang dengan resolusi dual 13 MP (primary camera) dan 2 MP (depth camera) untuk kamera belakang dan 8 MP untuk kamera depan. Selain itu, kedua sisi kamera dalam smartphone ini sudah dilengkapi dengan lampu LED, sehingga sangat mendukung untuk memotret di tempat gelap. Meskipun kamera Zenfone Max M2 tidak sehebat pendahulunya, Zenfone Max Pro M2, kemampuannya dalam memotret jelas tetap bisa diandalkan.
Tentunya, masih banyak kelebihan-kelebihan lain dari Zenfone Max M2 yang menjadikannya smartphone idaman, bukan saja bagi diriku namun juga bagi banyak orang. Buat kalian yang juga menginginkan smartphone baru, Zenfone Max M2 bisa banget, lho, menjadi pilihan kalian!
Tabel Spesifikasi Asus Zenfone Max M2 (dikutip dari https://www.gsmarena.com/asus_zenfone_max_(m2)_zb633kl-9437.php):
Post ini dibuat dalam rangka keikutsertaan saya dalam kompetisi Zenfone Max M2 Writing Competition yang diselenggarakan oleh yahyakurniawan.net.
Semua gambar, kecuali yang terdapat dalam poin nomor 3, bersumber dari https://www.asus.com/Phone/ZenFone-Max-M2/
... أزوس #Asus الجديد #ZenFoneMaxProM2 ببطارية كبيرة و قوة لمحبي الألعاب #NextGenerationGaming يتم الإعلان الرسمي عنه في 11 ديسمبر. https://www.instagram.com/p/BqkoapNB8NA/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=13yer1vprjw8n