Mengapa harus selalu mencari persamaan? Jika yang saling bertolak belakang saja dapat saling menyatu dan menciptakan cita rasa dalam sekali seduhan. Ingat, bukan hanya berbeda lho ya. Tapi bertolak belakang! Apakah itu?
Kopi susu. Bagaimana bisa kedua komponen dengan khasiat yang saling bertolak belakang ini dapat bercampur, meramu sebuah kenikamatan beraroma kopi dengan manisnya susu.
Kopi dikenal ampuh sebagai penghilang kantuk. Sudah tidak asing lagi bagi semua orang di belahan dunia manapun, kalau begadang ya temannya kopi.
Sebaliknya, kalau kamu malam-malam nggak bisa tidur, coba deh buka internet. Pasti di antara tips yang disarankan oleh Mbah Google adalah nyuruh kamu buat minum susu.
Nah, jika dua khasiat yang saling berlawanan ini disatukan apa yang akan terjadi?
Anyway, saya sadar akan satu hal: bahwa untuk mencintaimu tidaklah harus mencari dan menghitung persamaan di antara kita. Cukup dengan menyatu dan saling bersinergi, maka akan terciptalah cita rasa kehidupan yang beraroma kopi dan berasa susu. Jadi ya.. "Nano-nano rame rasanya". Lho?!
Ngopi terooss!
Biarin, daripada es terooss!
Lha itu sebelahnya ada air es!
Eh...















