BERSYUKUR...BERSYUKUR...BERSYUKUR... Bersyukur untuk apa? Bersyukurlah ketika kita pernah mempunyai teman-teman yang mendekatkan kita kepada Allah. Karena itu sebuah kenikmatan yang begitu besar. Betapa banyak, orang-orang yang belum mendapat nikmat itu. Di kajian hari ini kembali saya mendengar langsung kisah kehidupan orang-orang yang pernah menyimpang jauh. Bahkan jauh sekali, berhadapan dengan berbagai macam kemaksiatan, bahkan pelakunya. Tapi itu dulu. Allah masih memberikan kesempatan. Dan "teman" menjadi sebuah faktor penting terhadap kehidupan seseorang. Teman juga yang menjadi perantara seseorang untuk berpindah kepada kehidupan yang lebih baik. Tapi, jangan sekali-kali kita mencap seseorang "ahli neraka" apalagi dia orang yang beriman. Karena setiap orang masih punya kesempatan untuk menghabiskan umurnya dengan husnul khatimah, begitu banyak contoh. Tugas kita sebagai orang yang "paham" maka sampaikanlah kebaikan dengan cara yang baik. Agar kita menjadi hamba yang selalu bertaubat setiap hari. Jazakumullah tim @ngobrol.yuk atas inspirasinya hari ini. Terutama Ust. @abufida.tj @marioirwinsyah @teukuwisnu @errywijoyo mas Bobby @dimasadista dll. Semoga bisa sama² istiqomah di Jalan Allah. Sebenernya ikut kajian ini gara2 @monsieur_sale mau curhat. Tp sekalian mau ketemu Ustadz Abu Fida dan Mario untuk reminder ke @kajiangaruda. Terakhir, tiap kita punya masa lalu, maka "dont judge a book by its cover" artinya dilarang buang sampah sembarangan. 😆 #RIsharing #NgobrolYuk













