Aku: *lihat video dia jadi narasumber* Wuii itu kapan dee kok aku gak pernah lihat?
Aku: Hoooo pantesan, aku masih di dunia lain
Dia: Tenang aja, itu udah ada kamu di hati aku
Selalu menyebut dunia lain kalau membahas waktu-waktu sebelum berproses sama dia, karena aku se clueless itu untuk meraba segala niat baiknya. 2 tahun itu tidak sebentar, 2 tahun itu aku di dunia lain.
Aku: Kenapa gak dari dulu aja sih zenk? Kan aku tidak perlu terpapar hal-hal rumit dan menyakitkan (wqwq)
Dia: Aku sadar diri aja sih belum siap, kalau belum siap dan mengutarakan ini itu buat apa? Hts-an? Enggak laah.. Emangnya kamu mau?
Semakin menyadari bahwa rencanaNya itu yang paling tepat. Kapannya, bersama siapanya. Perihal timing ini sungguh sangat tepat bagi kami. Kami tidak akan meminta waktu yang lain.
Aku: Tapi kamu termasuk nekat sih, kaya hellooowwww ini gue mau berangkat ke Jepang trus u ngajak nikah
Dia: Ya mending gitu, dari pada udah ke sana trus diajak nikahnya sama orang lain mending aku ajak nikah sekarang
Aku: Wkwkwkwk ngeri bossss
I wouldn't ask for more. Thank you, beautiful soul.