Yang selalu menyenangkan dari berlari, mangayuh sepeda, memukul bola, maupun gerak yang lainnya adalah,
Mengatur ritme pelannya untuk hadir menikmati, menyadari nafas yang masih ada, sekaligus melatih syukur, ya saya beruntung bisa sampai sejauh ini.
Sesekali mengatur ritmen kencangnya, hingga nafas terengah-engah, jantung beradu pada pacuannya, berlelah-lelah hingga terasa ada bagian yang menyelinap keluar bersama residu yang tersisa, lega.
Malang | 4 Juni 2020








