Kecantikan utama wanita adalah kepercayaan diri
-Anonim
occasionally subtle
No title available

PR's Tumblrdome
ojovivo
$LAYYYTER
Interview Vampire Daily
cherry valley forever

Andulka

No title available
Misplaced Lens Cap

Origami Around
Sade Olutola
TMBGareOK. The Official They Might Be Giants tumblr
EXPECTATIONS
Cosmic Funnies

titsay
h
No title available
Cosimo Galluzzi
hello vonnie
seen from United States

seen from Malaysia
seen from United States
seen from Belarus
seen from United States
seen from Ecuador

seen from United States

seen from Ecuador
seen from Ukraine

seen from United States
seen from Türkiye

seen from United States

seen from Brazil

seen from Canada
seen from United States
seen from Iraq
seen from United Kingdom

seen from United States
seen from Brazil

seen from Türkiye
@goodmorningara
Kecantikan utama wanita adalah kepercayaan diri
-Anonim
Tuhan,
Sudah ku tunaikan kewajibanku, membersamai orang tuaku disituasi-situasi sulitnya. Meski dg banyak keluh dan tangisku, terseok-seok merasa sendirian dan gagal, hingga seringkali ingin menyerah, Tapi nyatanya Engkau yang kuatkan dan aku bisa
Tuhan,
Sudah Engkau tempatkan aku pada situasi perasaan paling sulit yg pernah ku alami. Kini Engkau kabulkan doa tulus yang pernah kupanjatkan dan hari ini adalah harinya. Tak ada sedikitpun lukaku, yang ada hanya syukur dan turut berbahagia
Tuhan,
Semoga setelah ini tak ada lagi hijab yang menghalangi doa-doa baikku yang lain. Karena banyak harapku padaMu, banyak harap orang tuaku padaku, dan aku hanya membutuhkan Kun Fayakun Mu
Malang, 17 April 2024
Pesan Untuk Masa Depan
Aku pernah melihatmu sebagai sebuah harapan besar dengan segala cita-cita penuh ambisi,
Kemudian aku melihatmu sebagai sebuah sisi lancip pisau yg siap menghujam,
Namun kini aku melihatmu sebagai suatu keniscayaan yang harus terus diperjuangkan meski tak selalu sesuai harapan.
Karena pada akhirnya, sejauh apapun aku melangkah, finishnya adalah ikhlas, ridho akan ketetapanNya
Arsip
Malang | 9 Nov 2021
°Jun22
Esok padi kita akan bersemi dan menguning pak, percayalah padaku!
Esok kita akan memanen padi milik kita pak, percayalah padaku!
Esok kita akan tersenyum menikmati buah kesabaran dan kegigihan kita, percayalah padaku!
Untuk Bapak,
Arsip
Malang | September 2020
°Jun22
"Breathing in, I calm body and mind. Breathing out, I smile. Dwelling in the present moment I know this is the only moment"
-Thich Nhat Hanh
Jangan Engkau serahkan aku pada diriku walau hanya sekejap mata
Membara Negeriku, Membara Malangku (Lagi)
Pulihlah segera Indonesiaku, bumi pertiwiku, katulistiwaku, maritimku, kepulauanku, gemah ripah loh jinawiku, dan tanah surgaku.
Aku begitu merindukanmu dengan segala ragam, welas asih, toleransi, santun, ramah, gotong royong, dan kebaikan adabnya.
Aku masih mencintaimu meski dengan segala pelikmu.
Malang | 8 Oktober 2020
4 Hormon Kebahagiaan
4 Hormon yang menentukan kebahagiaan manusia.
1. Endorfin,
2. Dopamin,
3. Serotonin, dan
4. Oksitosin.
Penting bagi kita untuk memahami hormon-hormon ini, kita membutuhkan keempatnya untuk tetap bahagia.
Endorfin.
Ketika kita berolahraga, tubuh melepaskan Endorfin.
Endorphin membantu tubuh mengatasi rasa sakit. Kami menikmati berolahraga karena Endorfin ini akan membuat kami bahagia.
Tertawa adalah cara lain yang baik untuk menghasilkan Endorfin.
Kita perlu 30 menit berolahraga setiap hari, baca atau menonton hal-hal lucu untuk mendapatkan dosis Endorfin hari kita.
Dopamin.
Dalam perjalanan hidup kita, kita menyelesaikan banyak tugas kecil dan besar, melepaskan berbagai tingkat Dopamin.
Ketika kita dihargai untuk pekerjaan kita di kantor atau di rumah, kita merasa puas dan baik, karena itu melepaskan Dopamin.
Ini juga menjelaskan mengapa sebagian besar ibu rumah tangga tidak bahagia karena mereka jarang diakui atau dihargai atas pekerjaan mereka.
Sekali, kita gabung kerja, kita beli mobil, rumah, gadget terbaru, rumah baru dan sebagainya. Dalam setiap contoh, ia melepaskan Dopamin dan kami menjadi bahagia.
Sekarang, apakah kita menyadari mengapa kita menjadi bahagia saat berbelanja?
Hormon ketiga Serotonin dilepaskan ketika kita bertindak dengan cara yang bermanfaat bagi orang lain.
Ketika kita melampaui diri kita sendiri dan memberi kembali kepada orang lain atau kepada alam atau kepada masyarakat, itu melepaskan Serotonin.
Bahkan, memberikan informasi yang bermanfaat di internet seperti menulis blog informasi, menjawab pertanyaan orang di grup Facebook akan menghasilkan Serotonin.
Itu karena kita akan menggunakan waktu kita yang berharga untuk membantu orang lain melalui jawaban atau artikel kita.
Hormon terakhir adalah Oksitosin,
dilepaskan ketika
kita menjadi dekat dengan manusia lain.
Ketika kita memeluk teman atau keluarga kita, Oxytocin dilepaskan.
Demikian pula, ketika kita berjabat tangan atau merangkul bahu seseorang, berbagai jumlah oksitosin dilepaskan.
Jadi, sederhana saja, kita harus berolahraga setiap hari untuk mendapatkan Endorfin,
kita harus mencapai tujuan kecil dan mendapatkan Dopamin,
kita harus bersikap baik kepada orang lain untuk mendapatkan Serotonin dan akhirnya
peluk anak-anak kita,
teman, dan keluarga untuk mendapatkan Oxytocin dan kami akan senang.
Ketika kita bahagia, kita bisa menghadapi tantangan dan masalah kita dengan lebih baik.
Sekarang, kita dapat memahami mengapa kita perlu memeluk seorang anak yang memiliki suasana hati yang buruk.
Jadi untuk buat anak Anda semakin bahagia hari demi hari ...
1. Motivasi dia untuk bermain di tanah
-Endorfin
2. Hargai anak Anda atas pencapaian kecilnya yang besar
-Dopamin
3. Menanamkan kebiasaan berbagi melalui Anda kepada anak Anda
-Serotonin
4. Peluk anak Anda
-Oxytocin
Memiliki Hidup yang sangat Bahagia
` Selamat Petang...! 🕊
Masya Allah,
Yang sekadarnya saat ini, membuat diri berharap pada Allah sebesar-besarnya dan percaya pada TakdirNya sepenuh-penuhnya, serasa semesta mengaminkan segala doa. Masya Allah, Alhamdulillah. Percaya itu melegakan :)
Relakskan saja. Indonesiaku sedang sibuk. Sibuk berdebat dan berselisih paham. Semoga semua rakyatnya bisa tidur nyenyak malam ini
Teknik pernafasan 4-7-8
Ada beberapa teknik yang saya pelajari untuk merelakskan pikiran dan mengurangi kecemasan. Ya walaupun saya masih awam tapi setidaknya cukup membantu diri sendiri. Salah satunya teknik pernafasan 4-7-8 dari Mas Reza Gunawan.
Berasal dari teknik pernafasan kuno dari Yoga
Fungsinya untuk menenangkan panic, cemas, stress, meredakan sesuatu yang menyakitkan hati, terkejut, termasuk membuat nyenyak tidur
Teknik asli : ujung lidah ditempel dilangit-langit mulut, ketika ambil nafas dari hidung dan menghembuskan nafas dari mulut lidah tetap menempel dilangit-langit
Boleh posisi duduk atau tidur (pejamkan mata)
In : 2 3 4
Stop : 2 3 4 5 6 7
Out : 2 3 4 5 6 7 8
(Ulangi siklusnya sebanyak 4x)
Dosis bulan pertama (2 x 1 hari) -> Pagi&Malam (siklus @ 4x)
Dosis bulan kedua dst (2 x 1 hari) -> Pagi&Malam (siklus @ 8x)
Baik dilakukan sebelum tidur dan bangun tidur
Setelah latian, tetap pejamkan mata dan atur nafas supaya kembali normal
Boleh dihitung dalam hati atau direkam sebanyak 4x siklus kemudian diputar ketika hendak latihan
Significant 2-3 bulan setelah latihan rutin
Dan ada beberapa teknik pernafasan lain dari Mas Reza yang bisa di tengok di laman IGtv nya. Melatih teknik pernafasan salah satu fungsinya adalah untuk mengaktifkan syaraf parasimpatik yang salah satu fungsinya merelakskan kerja organ tubuh setelah seharian penuh dipakai untuk bekerja. Dan tentunya butuh latihan berkelanjutan. Selamat mencoba, selamat beristirahat, dan mimpi indah. Hehe
Sumber :
https://www.instagram.com/tv/BlElZkgDlH5/?igshid=4cjnryh6a8ej
https://youtu.be/ql5AaSjVC14
Menutup hari ini dengan menyebutkan 3 hal yang kita syukuri hari ini :)
Kehilangan
Siapa yang siap dengan kehilangan?
Saya rasa semua orang tidak pernah siap. Hari ini saya mendengar kabar bahwa suami dari seorang teman telah meninggal dunia. Baru beberapa tahun saja mereka merasakan indahnya sebagai pasutri, namun harus dirundung duka yang mendalam karena kehilangan. Sungguh, aku percaya bahwa hanya orang-orang pilihan dan tegar yang di berikan ujian sedemikian rupa. Menempatkan posisi pada keluarga yang berduka sungguh amatlah tak terbayangkan. Pernikahan yang baru seumur jagung harus terpisahkan oleh maut, tapi itulah takdir. Mungkin kita tak akan pernah sanggup memikul ujian yang dibebankan kepada orang lain, untuk itulah setiap nyawa memiliki kapasitas ujiannya. Kita tidak pernah tau apa yang akan terjadi sedetik kedepan selain mengusahakan yang terbaik dari diri, walau seringkali alpa dan masih saja lupa karena tak sabaran.
كُلُّ نَفْسٍ ذَاۤىِٕقَةُ الْمَوْتِ
"Ya, setiap yang bernyawa akan merasakan mati."
Dan mungkin benar kata Gus Mus, "Cukuplah kematian sebagai pemberi nasihat..."
Malang | 1 Oktober 2020
Romantisme di mangkuk mie ayam (sebuah cerpen)
Pada banyak hari yang telah terlewati, ada salam dari nona manis yang tersipu malu. Membujuk rayu untuk makan mie ayam dipinggir jalan, duduk di kursi plastik, sembari melihat kendaraan lalu lalang. Kau bilang aku tak romantis, ku bilang romantisku ada di dalam mangkuk mie ayam ini, cicipilah dulu.
---
Aku kembali pergi ke warung pinggiran itu. Membeli makanan kesukaan yang jadi andalan. Duduk disebelah kompor mamang penjual yang sedang meracik bumbunya. Aku selalu suka aromanya, mie ayam kuah nyemek nyemek dengan taburan ekstra loyal bawang gorengnya. Membayangkan saja aku sudah meleleh karena lapar. Aku lupa sejak kapan mulai menyukai hidangan sejenis mie, yang aku tau perpaduannya membuatku jatuh hati. Mulai dari sayurnya, lembut mienya, ayam bumbunya, daun bawangnya, Apalagi di tambah sedikit sambal, syukur syukur jika ada sate telur puyuhnya. Benar-benar sempurna.
"Monggo mba..." kata bapak penjual saat menyodorkan semangkuk mie ayam yang sempat membuyarkan lamunanku.
"Oh iya, matur suwun pak..." jawabku dengan sedikit kaget
Aku duduk dan menempatkan posisiku senyaman mungkin, kukulik satu persatu, ku tarik mie nya yang kuning, ku cicip kuahnya dan bergaya memejamkan mata ala food vloger yang sedang viral sambil berkata dalam hati,
"Hmmm Tuhan, makanan macam apa ini? Rasanya seperti jadi iron man. Baiklah akan kuhabiskan saja mienya, biar tidak ramai, biar tidak gaduh cacing-cacing dalam perutku" aku berlagak bak seorang cinta yang berberpuisi di hadapan rangga.
Sambil mengunyah aku kembali menyruput kuahnya yang sedap,
"mama mia mama mia lezatos..." bak kabaret yang bernyanyi sambil mengernyitkan mata.
Perlahan aku menguyah, kurasakan setiap helai mie yang masih hangat masuk kedalam mulutku ditemani beberapa butir ayam yang ikut termakan.
Melihatku makan, mie tiba-tiba berkata,
"Do you miss me? sepertinya kau rindu denganku, sampai-sampai pipimu belepotan karena memakanku dengan semangat"
Aku hanya tersenyum geli kemudian segera mengusap pipiku. Tak lama berselang ia menyaut lagi,
"ahh, sudah bilang saja jika kau rindu"
Mendengarnya tak henti bicara aku menyela dengan cepat
"tidak, siapa bilang aku rindu. Apa salahnya sesekali makan mie? Kau saja yang ge er" jawabku ketus dengan raut wajah memerah seperti orang kepergok namun sedikit jaim.
"Sial, aku malu sekali" rintihku dalam hati
Seorang pelanggan lain membuyarkan percakapanku sore itu,
"mba permisi ya, mau ambil sambal"
"Oh iya mba monggo" jawabku kaget.
Aku sedikit terdiam, dan kembali tersenyum tersipu, mengulang kembali kata-kataku dalam hati,
"Sudah kubilang, romantis ku ada di dalam mangkuk mie ayam yang menyebalkan ini, kau tak akan tau jika belum mencicipinya"
---
Malang | °2020
Mari saling mendoakan agar tetap kuat, mari saling mendoakan agar diberikan kelancaran urusan, mari saling mendoakan agar lebih banyak diberi ketenangan, mari saling mendoakan agar diberi keberkahan pada setiap usia dan rizki yang dianugrahkan, mari saling mendoakan agar selalu dalam lindunganNya, mari saling mendoakan untuk segala hal baik yang ingin di aamiinkan
Karena aku percaya doa adalah satu-satunya senjata ampuh yang akan sampai melampaui seluruh asa atau kuat manusia.
Malang | 22 September 2020
"Fastabiqul khairat"
Berlomba-lomba dalam kebaikan
Melewati malam
"Mari memakai kacamata yang sama, karena kita adalah team yang sama. Dan anggota team yang sama, tidak akan menghancurkan teamnya sendiri (keluarga)"
Beberapa tahun ini adalah moment instrospeksi diri terlama saya. Mendamaikan 2 orang yang berbeda bukanlah hal yang mudah, bahkan seringnnya saya juga butuh berdamai dengan diri sendiri. Melihat, mendengar, dan merasakan kejadian di beberapa tahun ini membuat saya berkaca, bahwa masih banyak yang perlu diperbaiki. Membina sebuah hubungan memang tidak semudah drama korea. Kelancaran komunikasi dengan diri sendiri, komunikasi dengan orang lain, kompromi dengan segala situasi. Bagi orang seperti saya yang ingin melihat segala sesuatunya dengan pasti, membuat banyak hal tidak mudah. Ya akhirnya saya sadar tidak semua hal harus dijawab saat itu juga, tidak semua hal harus semaunya saya, tidak semua hal harus selesai sekarang juga. Semua ada waktunya, ada kesiapannya masing-masing. Apalagi untuk hal-hal yang berhubungan dengan orang lain. Menjalin komunikasi memang tidak mudah, tapi tanpa komunikasi semua tidak akan baik-baik saja. Saya rasa ngobrol panjang lebar tentang angan-angan dan bercanda hal-hal bodoh akan cukup menyenangkan ketika kelak fisik sudah tak lagi jadi tuan dambaan. Bercerita tentang hari ini, bercerita tentang mimpi-mimpi nanti, bahkan bercerita tentang hal-hal receh seperti kutil tetangga misalnya. Ada kalanya hal-hal remeh justru akan menimbulkan keintiman daripada harus ngobrol serius terlalu sering. Dan mungkin terkadang kita berhak menampilkan sisi-sisi kekanak-kanakan kita. Kita berhak marah dan kembali ceria setelah emosi marah itu reda. Saling bertengkar, namun berbaikan tak lama berselang. Bermanja-manja untuk bisa mendapatkan sesuatu, kemudian tertawa lepas setelah mendapatkan yang di inginkan. Dan tidak menjadikan label "dewasa" sebagai sesuatu yang kemudian menghalangi diri untuk menangis atau tertawa. Menjadi dewasa memang tidak mudah, tapi kita bisa memilih menempatkan "kedewasaan" itu di tempat dan waktu yang tepat.
Malang | 13 September 2020