Malam ini gak ada alasan bagiku untuk memenuhi ajakan teman-temanku, meninggalkan setumpukan besar aktivitas kuliah, mulai dari praktikum yang berkejar-kejaran, tugas yang mulai memadati catatan "To Do list" pribadiku, belum lagi seabrek agenda Lab, ditambah organisasi yang sekarang kondisinya sedang tak bersahabat denganku. Ingin rasanya sedetik saja tak memikirkan hal-hal tersebut. Dan tawaran ini adalah tawaran yang tepat untukku. Kenapa harus ditolak?
tapi bukan berarti semua berlalu begitu saja, seperti yang sebelumnya, refreshing ini hanya membantuku melupakan semuanya dalam waktu tidak lebih dari 2 jam, setelah itu? semua masalah belum selesai nin, semua itu bahkan memang harus kau hadapi kemana pun kau pergi.
praktikum yang masih ada 7 modul lagi untuk setiap praktikum dikalikan 3, 3 modul untuk satu praktium bukanlah hal yang harus kau hindari dalam penyelesaiannya. Mau tidak mau, ingin menjadi sarjana TI ya harus melalui tahap ini.
Tugas kuliah yang menumpuk bukanlah agenda yang harus ditutup selama kamu mampu. Cepat atau lambat, bapak dan ibu dosen akan meminta pertanggung jawabanmu sebagai mahasiswa yang baik, calon engineer, masa' tugas begitu saja gak bisa. Ayo dimulai dari yang mudah dulu. yaitu mengucap BasmALLAH, Bismillahirahmanirahim....
Agenda lab memang padat, namanya juga mencari penerus yang gak gampang. Mau nanti hasil yang didapatkan adalah hasil yang ngasal hanya karna rekruitasi dianggap masalah? gakkan, pertanggung jawaban dengan yang diatas yang paling fatal. mau cari yang terbaik harus melalui seleksi yang luar biasa dan dapat dipastikan akan memakan waktu banyak darimu.
Nah ini dia nih yang paling enggak banget. LAZIS. kalau aku sedang tidak Mood di LAZIS maka dapat dipastikan seluruh hariku berantakan, Praktikum gak konsen, tugas ngasal, Lab yang penting datang,,,, hadeh... sudah terlanjur cinta kali ya. Tapi ya mau gimana ya, aku benar-benar kecewa. Klo suudzonnya aku merasa enggak dianggap, ntah lah, biar waktu yang menjawab
yang jelas segala sesuatu itu butuh penyelesaian. Dan semuanya memiliki penyelesaian yang paling bijak dari dalam diri kita jika kita mengandalkan hati yang benar-benar yakin kita bisa menyelesaikannya dengan melibatkan Sang Maha Pemberi Penyelesaian tentunya :)