Nyaman tak selalu mengartikan dia adalah rumah yang ditakdirkan. Rongga tempatmu sebagai rusuknya berpulang. Nyaman bisa saja sekadar rasa, yang kau pupuk siram dengan harapan. Berbuahkan cinta dan rindu padahal kenyataan membentangkan akhir bertentangan; tak bersatu. Nyaman hanyalah sebuah tipuan yang melenakan. Jangan terkecoh olehnya. Karena sesal akibat kenyataan yang menampar dengan kejam selalu muncul belakangan.
Jangan mudah terbawa perasaan…










