SATU HARI BERSAMA TAMPOMAS CLOSING STORY Semoga kedepannya semangat para pegiat alam tetap terjaga untuk bergerak dan menyuarakan tentang pentingnya menjaga kelestarian Gunung Tampomas juga Alam Sekitar. Puisi: Tampomas Bicara Karya: Dini Nurdianti Mungkin... inilah saatnya aku didengar tatkala matahati tertutup oleh kerakusan Mungkin... inilah saatnya aku bicara pada engkau yang masih memiliki nurani pada siapa saja yang mendengar firman Tuhan, janganlah membuat kerusakan di muka bumi!* Pada bumi, padaku, Ibumu Wahai engkau yang datang membersihkan tubuhku telah lama sekali aku menantimu ribuan tahun aku tegak mencoba tegar melayani dengan rendah hati mereka yang rakus pada dunia yang semena-mena berbuat sesuka nafsu mereka yang memiliki hati tapi hanya bisa peka pada golongannya saja. Duduklah disini, pandanglah kotamu dari atas pundak Sanghyang Taraje dekatkan telingamu pada degup jantungku agar engkau tahu betapa gembira aku bertemu denganmu. Tetaplah begitu, esok ketika engkau pulang kabarkan pada semua untuk turut menjagaku. Suatu saat, ketika engkau jua harus benar-benar pulang aku yang menjagamu dalam perutku seraya bersuka cita menyambutmu, hai jiwa yang tenang kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhoiNya** Terima kasih pada engkau yang berhati bening Akan kusampaikan pada Rabbmu segala hal yang baik tentangmu Sumedang Larang, 30 September 2017 *QS.2:11 **QS 89:27-28 #oneheart4tampomas #satuharibersamatampomas #tampomasbicara











