Senyum Rasa Pahit
Senyum rasa pahit
Ketika hati mulai ambau
Namun kau menepuk pundakku seraya berkata,
“Pagi ini terasa indah!”
Senyum rasa pahit
Ketika pikiran mulai racau
Aku terduduk lemas, dan kau menghampiriku
“Siang ini aku mendapat hadiah.”
Senyum rasa pahit
Ketika rasionalitas mulai parau
Dan akal sehat tidak peka dengan rasa, kau berkata,
“Sore ini aku bahagia! Tidakkah kau berpikir demikian?”
Senyum rasa pahit
Ketika jiwa mulai diratap galau
Dan tidak ada tongkat yang menopang langkahku,
Kau berkata pada malam hari,
“Esok hari akan kembali seperti sediakala.”
Lantas, tersenyumlah diriku tanpa kata,
Dengan rasa sepahit kencur tanpa gula
Aku mulai merasa gila
7/10/2016











