mujigae/raacha yang mengingatkanku pada 1
baru saja kemarin saya makan di mujigae, waktu yang lalu makan di raacha, dan lumayan cukup sring makan di mall. yaaa... sering disini untuk standar minimal setiap bulan ada 2x, bahkan pernah seminggu itu 2 x, mungkin masih jauh dari keseringan temen2 makan di Mall. wkwkwk
dulu sepertinya merasa eman kalau mau makan di restauran/mall, cenderung milih makan itu itu aja, maklum lah aku ni merasa cah ndeso, nyok merasa buang-buang duit, hanya sekali makan ja kok mahal. tapi, ketika ku mencoba makan itu dengan niat pengen mencoba menambah wawasan makanan(sok sok an ih). ndak sengaja, atiku mak krenyes sambil menyantap makanan,, “ Allah telah memberiku rezeki sehingga aku bisa makan seperti ini”, ku juga jad ingat Ayah Ibuku di rumah, sepertinya Ibu ayahku gak suka makanan ala ala Korea seperti ini,, ah, jadi ingat pula Ayah dan Ibu kalo dapat makanan di bawa pulang untuk makan anak anaknya, tapi skrang dah bisa nraktir makan ini itu, ayah ibuku kadang gak mau,, lebih suka makan bareng2 di rumah atau di lesehan,,,, g suka makan aneh aneh ala korea/thailand/china... kadang jadi isin sama diri sendiri, kalo kadang(suatu ketika) masih merasa paling menyedihkan/terdzalimi, Ya Rahim Terima Kasih atas segala nikmatmu, termasuk pekerjaan yang kau berikan kepadaku













