Sajak ini aku torehkan buatmu yang masih hadir di mimpi Entah kau membayangi untuk memberitahu atau menghantu, atau melukaiku Di setiap malam menuju pagi kelabu
Semua orang sudah kuberitahu, “Guys, kisah kami sudah selesai! Tolong jangan ungkit kembali.” Namun kaum penghamba isu semakin penasaran, semakin bertambah Mereka lupa aku luka Semakin ditanya semakin menganga
Traumaku ternyata belum usai Malam tadi kau kembali hadir Padahal di dunia nyata kita tak berhubungan baik Entah mengapa kau ramah sekali saat itu Kita kembali bercengkerama, tertawa bahagia Seakan tokoh lain di mimpiku tak berguna Hanya kamu yang utama
Boy, aku rindu.












