BENCANA longsor yang melanda Desa Pasirlangu Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), menurut Dosen Bidang Ahli Geografi Fisik deng
BENCANA longsor yang melanda Desa Pasirlangu Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), menurut Dosen Bidang Ahli Geografi Fisik dengan keahlian bidang kompetensi Mitigasi Bencana Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Hendro Murtianto, S.Pd., M.Sc, merupakan fenomena alam yang dipicu oleh karakteristik fisik wilayah.
Namun, dampaknya berubah menjadi bencana besar karena bersinggungan langsung dengan aktivitas dan permukiman pendudk di zona rawan.
Secara geomorfologis kawasan Gunung Burangrang merupakan bagian dari bentang alam gunung api purba Gunung Sunda, dengan relief terjal dan kemiringan lereng yang curam. Kondisi ini secara alami menjadikan wilayah tersebut memiliki potensi longsor yang tinggi.
“Kawasan Gunung Burangrang sampai dengan Cisarua memiliki karakter pelapukan batuan vulkanik stadium tua dengan faktor kelerengan yang curam, kondisi tanah yang relative tebal dan curah hujan yang tinggi. Secara alamiah, potensi longsor di wilayah dengan karakteristik ini memang besar,” paparnya.











