CINTA LAMA BERSEMI KEMBALI
Hari ini merupakan hari yang bersejarah buat seluruh masyarakat Surabaya. Klub sepakbola kebanggannya kembali merumput di stadion kebanggan Arek-Arek Suroboyo, Gelora Bung Tomo setelah dibekukan PSSI selama hampir 4 tahun lamanya.
Haru, senang, sedih. Semuanya bercampur jadi satu
Haru dikarenakan ini pertandingan yang menumental dimana persebaya kembali merumput di pertandingan RESMI walapun bertajuk laga persahabatan di homeground Persebaya. Haru karena walaupun selama ini ada banyak musibah menerjang tim kebanggan, namun berkat doa dan ikhtiar arek-arek Suroboyo akhirnya tim ini kembali berlaga. Ini adalah bukti SAHIH bahwa kecintaan Bonek terhadap Persebaya tidak ada duanya! Bukti bahwa walaupun ada dualisme, bonek tetap memperjuangkan Tim Persebaya 1927 untuk berlaga kembali. Haru.
Senang karena akhirnya kembali melihat persebaya secara langsung di Green Nord!
Sedikit cerita tentang Green Nord adalah julukan tribun utara dimana tempat Ultras Bonek berkumpul. Green Nord terletak pada Gate 5 sektor bawah. Disana ada bendera monumental bertuliskan “PERSEBAYA EMOSI JIWAKU” yang sudah cukup merepretasikan perasaan arek-arek Suroboyo terhadap Peresebaya Surabaya.
Senang karena dapat kembali menyanyikan chants yang menggetarkan jiwa, ditambah dengan gerakan padu yang dipimpin oleh capo Bonek Mania. Kecintaan Bonek Mania terhadap Persebaya tidak usah ditanya, Gelora Bung Tomo penuh sesak dengan Bonek Mania padahal sudah vakum 4 tahun lamanya. Senang karena sekarang manajemen Persebaya dipegang oleh Jawa Pos Sportainment dengan mas Azrul Ananda sebagai presiden Timnya. Kombinasi antara pemain, manajemen, dan supporter yang sangat fanatik ditambah dengan media yang mendukung (re:Jawa Pos) lambat laun Persebaya akan kembali unjuk gigi di kancah pesepakbolaan tanah air. Dimulai tadi sore dengan kemenangan dengan sesama tim liga 2, PSIS Semarang. Senang
Sedih dikarenakan buruknya akses pada Gelora Bung Tomo. Bisa dibilang sangat kurang layak. Jalan menuju Gelora Bung Tomo kecil dan dengan sekitar 60 ribu bonek mania yang Tret-tet-tet ke sana, jalan menjadi penuh sesak! Tumpah ruah lautan manusia diperparah dengan sedikitnya lahan parkir komplek Gelora Bung Tomo sangat minim, sehingga banyak yang memarkir kendaraan jauh dari komplek GBT.
Namun ini semua tidak menyurutkan kecintaan Bonek Mania terhadap Persebaya Surabaya, bukti bahwa kalau sudah cinta apapun dilakukan! Kecintaan Bonek mania terhadap Surabaya layaknya cinta John Wick dengan anjingnya atau Nobita dengan Doraemon. Jika john Wick akan membalas dendam terhadap perenggut nyawa anjingnya, Begitupun Bobek Mania yang tak kenal lelah dalam memperjuangkan status Persebaya! Lama tidak merumput di kandang, namun sekali merumput dihadiri oleh 60 ribu Bonek Mania. Bukti bahwa kecintaan memang tidak dibuktikan dengan kata-kata manis tapi perbuatan yang fantastis. Seperti cinta lama bersemi kembali.
Long Live Persebaya, Long Live Bonek Mania! PERSEBAYA EMOSI JIWAKU!