Ini bukan tentang cinta semalam.
Bukan juga tentang cinta hanya dengan pikiran pendek.
Tapi kemarin aku mengalami goncangan cinta yang rasanya sulit aku ungkapkan dengan kata-kata.
Aku berdiri di depannya. Diam. Membeku. Lemas dengkul ini. Nafasku berburu satu detik per detik. Tapi aku tetap diam. Tidak meneteskan air mata layaknya jika aku bertemu dengan orang yang aku rindukan.
Aku hanya diam. Menatapnya.
Merbabu. Aku jatuh cinta padanya.
Aku tidak tahu sedikit pun bahwa sebutan lain dari Merbabu adalah gunung cinta. Yang kutahu adalah laki-laki yang paling aku cintai telah menuliskan namaku di puncak gunung itu dan aku bertekad untuk mengikuti jejaknya kemarin, hanya untuk merasakan sensasi tersebut.
Merasakan sensasi yang kudapat dari sebuah foto.
Dan...akhirnya aku merasakan sensasi itu.
Aku jatuh cinta dengan keindahan panaroma Merbabu.
Terima kasih telah menyambutku secerah mungkin, kemarin.
KuasaMu terlalu besar untuk kubayangkan.
:')











