Living in another different part of the world (again). I am not pretty sure this was part of my dream, but the way brought me here.
Do you want me to tell in English or Deutsch or Bahasa?
My english is a little bit messed up with my Deutsche, since everything is contradicting grammarly. fiuhh...okay lets continue using my mother language.
Waktu lulus master tahun 2015, melanjutkan PhD adalah sebuah keniscayaan yang ku bantah dengan jelas terang nyata dengan kata “No way” or “Hell No” atau dalam bahasa “Tidak!”. Karena waktu itu merasakan bagaimana menulis thesis adalah hal yang berat, disambi mengurus bayi plus suami dan jauh dari keluarga yang bisa membantu. Plus ditambah ujian sakit berbulan-bulan (smeoga meluruhkan dosa-dosa hamba ya Allah!Amin!). Walaupun hati ingin kembali ke Jerman, setidaknya balik nemenin Suami yang pengen belajar atau bekerja, tapi untuk PhD rasanya aku tidak sanggup. Hari-hari berdarah tidur pagi (bukan malam), karena inspirasi selalu datang di malam hari ketika sunyi senyap tidak ada suara bertemankan bulan (cieh). Lebih mirip zombie rasanya!
Namun ada yang namanya rasa addiction, terhadap menulis. mungkin aku tidak pandai menulis atau merangkaikan kata, secara bahasa inggrisku juga tidak sempurna (IELTS cuma 7). Tapi rasa nagih mencari dan membaca jurnal kemudian merangkaikan menjadi tulisan baru (walaupun banyak salahnya kadang) itu yang membuatku ingin kembali menjadi pelajar. Which is hal ini ga bisa kulakukan ditempat kerja yang penuh kesibukan, datang pagi pulang sore, kadang saking sibuknya tak sempat makan (kalo ini boong, kalo ga makan bisa pingsan sis!). Untung aku punya satu hobby bagus dari kecil, yaitu MEMBACA! tidakkah kalian ingat pepatah di masa lalu, bahwa BUKU adalah JENDELA DUNIA! Dari koran, TTS sampai majalah hidaya punya mama pun kubaca. waktu kecil makanpun harus sambil baca, thats what i am addicted to!
Okay back to now, kebanyakan cerita masa kecil aku jadi lupa tadi mau cerita apaan. Okay, PhD life memang belum dimulai. Tapi perlahan aku sudah sering ke kantor di bukit utara, duduk membaca jurnal di ruangan, bercengkerama dengan kolega, dan mantan pembimbing masterku yang baik, bertemu dengan supervisor2ku (Prof.Renate is so gorgeous on her retired age, Gosh!), dan mungkin bertemu teman-teman yang baru.
So be optimist! your another life stage is just about to begin!
Bismillahhirohmanirrohim.