Bersama Habaib dan ulama, pilihlah Calon Presiden yang TEPAT, Yang didukung Partai yang tepat, dan Caleg teruji dan kompeten yang tepat. Ingat, jangan salah pilih. Ingat, 5 menit di bilil suara, menentukan 5 tahun nasib bangsa. Coblos @awansubarkah #caleg2019 dari #pks #pksejahtera #pksindonesia #pks8menang #pksmuda #gantipresiden2019 #2019gantipresiden #2019prabowopresiden #banjarmasinbungas #banjarmasin #banjarmasinhits #klikbanjar #banjarinfo #wargabanua #banjarmasinkekinian #instakalsel #banjarmasinstyle https://www.instagram.com/yasirmurjani/p/BwA_09BFD6l/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=1sx8d4wtzd3s5
raih kebersamaan | di balik seremoni Rumah Keluarga Indonesia
Assalamu'alaikum, wr.wb ..
Bismillahirrahmaanirrahiim.
Pagi sampai sore hari itu, cuaca di lingkungan Aek Tapa mendung berawan. Terasa nyaman dan ini secara tidak langsung membuat betah masyarakat yang hadir di acara tersebut. Mayoritas peserta adalah anak-anak dan kaum ibu. Anak-anak disertakan dalam perlombaan busana muslim/muslimah dan hafalan Al Qur'an, sedangkan ibu-ibu dapat mengikuti facial gratis dan bazaar berbagai produk rumahan.
Kembali ke awal, mengurangi penggunaan simbol-simbol partai di dalam kegiatan seperti ini sesungguhnya bisa mendatangkan manfaat yang berbeda. Akan lebih mudah bagi masyarakat untuk menerima keberadaan seorang ikhwah di tengah lingkungannya. Saat ini, di tengah tajamnya propaganda negatif yang ditujukan kepada gerakan dakwah ini, dibutuhkan sensitifitas ekstra untuk memahami perasaan lingkungan tempat kita berada.
Ada nuansa nostalgia pula, ketika dulu, gerakan dakwah ini belum berbentuk institusi yang formal. Masa-masa ketika liqa diadakan di rumah-rumah kos, tanpa mengenakan seragam dinas dakwah (afwan ya akhiy Mulkan). Lebih dari itu, insya Allah fenomena ini dapat mengingatkan kembali tentang maksud dan tujuan kita semua ketika bergabung di dalam barisan ini. Tanpa mengecilkan makna penggunaan simbol-simbol partai, sesungguhnya ada himah besar di balik propaganda negatif media saat ini. Bahwa harakah ini sesungguhnya adalah milik ummah.
Bukankah rasulullah menegaskan bahwa Ad-diin itu nasihat, sebuah ketulusan. Bagi Allah, KitabNya, RasulNya, para pemimpin kaum muslimin dan ummah. Wallahu 'alam.