
seen from Singapore
seen from United States
seen from China
seen from United States

seen from India
seen from United States
seen from India
seen from Netherlands
seen from Norway

seen from Finland

seen from India
seen from China
seen from China
seen from China
seen from Canada

seen from Malaysia
seen from Sweden

seen from United States

seen from Serbia
seen from China
sleeping at last be like: *causes you psychic damage*
Tyrone's Brake Down - Raw Soul (Stormy Weather / Tyrone's Brake Down, Previously unissued, 2006)
AU oc commission for my dear friend @hakkannorthern
Plut in the warcraft universe He could not come to terms with his death and is living in a broken barn, away from the city of the undead Bred cockroaches and other insects
Symbolics ft. Shake - Taste Of Your Love [Plut] 1975 Sweet Soul Funk 45
Pemkab Buleleng Ingin UMKM Diuntungkan oleh Pasar Digital
BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng getol mendorong Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal Kabupaten Buleleng untuk bertransformasi ke digital. Demikian, UMKM Buleleng bisa memenuhi pasar digital yang ada, sehingga bisa mendapatkan keuntungan dan semakin berkembang. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa saat ditemui usai mewakili Penjabat Bupati Buleleng membuka Gerakan Memajukan (GeMa) UMKM Buleleng di Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Kabupaten Buleleng, Kamis (9/11/2023). Suyasa menyampaikan bahwa UMKM yang ada saat ini diharapkan untuk bisa naik kelas. Yang dimaksudkan dengan naik kelas, adalah bertransformasi dari ruang atau cara yang konvensional ke ruang digital. Baik dari transaksi ekonomi, serta pemasarannya. Menurutnya, saat ini ruang digital lebih luas dan berpotensi menghasilkan dibandingkan hanya mengandalkan transaksi di ruang konvensional. "Karena ruang transaksi ekonomi ada di digital. pemerintah juga sedapat mungkin non tunai, transaksinya melalui digitalisasi. Itu semua harus berlari kesana," tegasnya. UMKM yang ingin berkembang dan tidak tergerus zaman dan tetap eksis keberadaannya, harus masuk ke dunia digital. Utamanya, supaya UMKM memiliki akses dan bisa meraup untung dari transaksi yang berada di ruang digital. Menurutnya, upaya transformasi digital dari UMKM akan bisa diukur dari berapa yang telah berhasil masuk ke ruang digital. Serta berapa yang punya transaksi bisnis di ruang digital. "Kita punya 67.000 UMKM, kalau bisa semuanya bisa masuk ke ruang digital. Karena kalau ruang konvensional pasarnya pasti sempit. Sekarang juga sudah berpindah pasar konvensional ke digital," ungkap Suyasa. Transformasi yang dimaksud, akan terus diupayakan. Karena bisnis dan dunia ekonomi memang hakikatnya dinamis dan terus berkembang. Suyasa juga menekankan, bahwa keberadaan gedung PLUT di Kabupaten Buleleng gunanya adalah untuk mendidik mendampingi UMKM yang belum, sehingga bisa naik kelas. Sehingga nantinya bisa memiliki ruang transaksi yang lebih luas. "Upaya yang kita lakukan adalah pendampingan, membantu (merancang) kemasan, melakukan kegiatan seperti Gema UMKM ini. Karena kalau sudah masuk ruang digital, branding dan kemasan semuanya harus terjamin," kata dia. Gerakan Memajukan (GeMa) UMKM Buleleng dilaksanakan dengan tema Melalui Transformasi Digital Kita Wujudkan Umkm Naik Kelas Yang Berdaya Saing. Tujuan GeMa UMKM ini ialah untuk mendorong transformasi digital dan pengembangan kemitraan usaha dari UMKM. Serta upaya peningkatan kapasitas SDM dan kualitas produk UMKM. GeMa UMKM dilaksanakan dari tanggal 9 s/d 10 nopember dan diikuti 150 pelaku UMKM.(adv/bpn) Read the full article
Buleleng Ditargetkan Jadi Kabupaten UMKM
BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG - Dalam satu atau dua tahun, Buleleng ditargetkan menjadi Kabupaten Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Target ini dicanangkan oleh Penjabat Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana. “Melihat potensi yang dimiliki, saya targetkan Buleleng menjadi kabupaten UMKM. Ini juga sebagai tindak lanjut dari arahan Presiden RI, Joko Widodo untuk lebih menggerakkan UMKM,” ujarnya saat meresmikan gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Koperasi-UMKM (K-UMKM) Kabupaten Buleleng yang berlokasi di Kelurahan Banyuasri, Kecamatan Buleleng, Rabu (31/5/2023). Lihadnyana menjelaskan ada 68 ribu pelaku UMKM di Buleleng. Dari jumlah tersebut harus dipetakan UMKM mana saja yang berjalan dengan normal. Selain pemetaan, klasifikasi usaha dari UMKM juga harus dilakukan. Dengan pengklasifian tersebut, dapat diketahui kondisi dari UMKM dan upaya-upaya apa yang bisa dilakukan. Langkah-langkah untuk menaikkan kelas para pelaku UMKM ini harus dilakukan berdasarkan pengklasifian kelas UMKM itu. “Sehingga, jika semua UMKM yang berjumlah 68 ribu bergerak semua, saya yakin Buleleng bisa menjadi kabupaten UMKM. Saya harapkan seperti itu. Mohon didukung,” jelasnya. Pembangunan PLUT dengan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Pemerintah Pusat ini juga sebagai upaya dalam mencapai target tersebut. PLUT menjadi lembaga yang sangat strategis dalam pengembangan dan peningkatan kualitas UMKM di Kabupaten Buleleng. Setelah pembangunan gedung, proses bisnis di dalam PLUT harus diperhatikan. “Harus diupayakan memberikan pelatihan-pelatihan yang bersifat terkini. Seperti contohnya yang sudah dilakukan, membuat motif endek berbasis komputer. Dengan begitu bisa meningkatkan kualitas dan mengembangkan motif yang disesuaikan dengan keinginan pasar,” kata Lihadnyana. Lihadnyana pun mengungkapkan PLUT ini adalah milik UMKM Kabupaten Buleleng. Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) PLUT yang dibentuk sesuai dengan peraturan bupati hanyalah sebagai pengelola. Oleh karena itu, semua yang diperlukan untuk UMKM agar naik kelas harus difasilitasi. Fasilitasi yang diberikan itu semuanya harus gratis. Tidak boleh ada pemungutan biaya apapun. Termasuk pelaksanaan pelatihan-pelatihan bagi UMKM. “Jika mau pemasaran, kita fasilitasi tenda dan diperlihatkan dalam etalase atau tenda luar ruangan. Pelatihan-pelatihan juga harus berkelanjutan dan sekali lagi semua fasilitas gratis,” ungkap penjabat bupati yang juga Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Bali ini. Peresmian gedung PLUT K-UMKM ini dirangkaikan dengan pameran produk UMKM dan pelatihan-pelatihan bagi para pelaku UMKM yang telah diselenggarakan dari 29 hingga 31 Mei 2023.(adv/bpn) Read the full article