Resume (1) : Reclaim Your Heart
Bismillah, tulisan kali ini agak beda, bukan curhat atau bergalau ria. Dari kemarin baca-baca lagi buku kecil yang aku beli diawal tahun . Buku yang belum terisi penuh itu menjadi pengingat yang manjur untukku yang sangat pelupa ini. Dan di buku itu aku juga pernah nulis poin-poin penting dari buku-buku yang sudah kubaca.. Sebagai rekam digital jadi aku mau salin ke sini. Biar mudah dibaca-baca lagi .
Buku Reclaim Your Heart ( Membebaskan Diri dari Jebakan kehidupan, Menemukan Makna Hidup Sejati) karya Yasmin Mogahed ini sudah pernah kubaca versi englishnya tahun lalu. Tapi nggak tuntas. Terus nemu di Ipusnas,id yang versi indonesianya. Terimakasih Ipusnas.id. :)
Beberapa poin dari buku ini yang sempat kucatat
- Ibnu Qayyim dalam buku Madarij Al-Salikin berkata “ Ketetapan Tuhan terkait dengan orang-orang mukmin selalu merupakan karunia, bahkan jika berupa penangguhan (sesuatu yang diinginkan) dan merupakan berkah, bahkan jika itu kelihatannya merupakan cobaan dan penderitaan yang menimpa dirinya, dan merupakan obat, meskipun kelihatannya sebagai penyakit.”
- Ibnu Athailah al-Iskandari berkata “ Tak ada yang sulit jika kau mencarinya kepada Tuhanmu. Tak ada yang mudah jika kau mencarinya pada dirimu sendiri.”
- Kesuksesan adalah produk dari perjuangan.
- Kita memberi makan tubuh kita, karena jika tidak kita akan mati. Tapi begitu banyak orang yang membiarkan jiwanya kelaparan. Lupa bahwa jika kita tidak mengerjakan shalat, jiwa kita akan mati. Dan ironinya, tubuh kita yang kita rawat ini bersifat fana, sedangkan jiwa yang kita abaikan justru abadi.
- Allah menciptakan segala yang ada di muka bumi ini tidak sia-sia.
- Penyakit yang harus dihindari , Al-wahn yaitu cinta dunia dan takut mati.
- Dari Ibnu Taimiyah , “Jika hatimu diperbudak oleh sesuatu yang terlarang baginya, salah satu akibat dari situasi menyedihkan ini adalah berpaling dari Allah. Sebab begitu hati ini telah mencicipi menyembah Allah dan ketulusan kepadaNya, takkan ada yang lebih manis daripada itu. Takkan ada yang lebih menyenangkan atau lebih berharga daripada itu. Tidak ada yang meninggalkan kekasihnya kecuali untuk oranglain yang lebih dicintainya atau karena takut akan sesuatu yang lain. Hati akan merelakan cinta yang merusak demi mendapatkan cinta sejati atau karena takut tersakiti.”
-Zuhud bukan berarti kamu tidak boleh memiliki sesuatu, melainkan tidak ada sesuatupun yang boleh memilikimu (Ali bin Abi Thalib)
-Qs. Al-’ankabut : 64 yang artinya
“Dan kehidupan dunia ini hanya senda gurau dan permainan. Dan sesungguhnya negeri akhirat itulah kehidupan yang sebenarnya, sekiranya mereka mengetahui.”
- Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang menjadikan akhirat sebagai cita-cita harapannya maka Allah akan memberikan kepuasan dalam hatinya, menghimpun segala impiannya dan dunia pun akan mendatanginya dengan merunduk. Barangsiapa yang menjadikan dunia sebagai cita-citanya maka Allah akan menjadikan kemiskinan di depan matanya, membuyarkan segala impiannya dan duniapun tidak akan mendatanginya melainkan apa yang telah ditentukan baginya (HR. Tirmidzi)
- Jika batin bergantung pada sesuatu yang tidak konstan, maka keadaannya juga tidak akan konstan => labil, gelisah dan penuh gejolak.
-Qs. Al-an’am 6 : 79 yang artinya
“Aku hadapkan wajahku kepada (Allah) yang menciptakan langit dan bumi dengan penuh kepasrahan (mengikuti) agama yang benar dan aku bukanlah termasuk orang-orang musyrik”
Saat berinteraksi dengan manusia, arahkan hati kepada Allah.
Isi buku ini benar-benar related sama yang sering aku rasai dan hadapi. So ku sangat rekomendasikan buku ini sebagai list bacaan :)
Catatannya cuma itu, nanti bakalan nyusul catatan-catatan lain dari buku yang sudah kubaca. Semoga tulisan ini selalu mengingatkanku di lain hari saat aku lupa dan butuh pengingat.











