KOMPLIKASI RASA
Pagi hari ini ada satu peristiwa yang cukup membuat saya panik, tepatnya pukul 8 saya pergi ke ATM untuk mengambil sesuatu karena ada satu keperluan mendesak. Setelah sampai ditempat, ternyata mesin ATM ramai. Waktu nya giliran saya untuk masuk, tidak seperti biasanya kartu ATM saya tidak bisa masuk ke dalam mesin, entah mengapa. Tetapi pengunjung sebelum nya bisa mengoprasikan mesin ATM tersebut. Kemudian sedikit saya paksakan dan akhirnya pun kartu nya bisa masuk, namun ada yang janggal, tidak ada proses kelanjutannya, hanya gambar saja. Saya pun mulai heran, mungkin ATM nya sedang ada gangguan atau apalah. Setelah tidak bisa,saya tekan lah tombol cancel ternyata yang terjadi kartu saya tidak bisa kembali keluar lagi. Dari sini lah saya mulai panik, padahal sudah saya ulang-ulang tekan tombol cancel tapi tidak menemui hasil juga.
Dengan ekspresi yang panik dan cemas,saya menemui satpam bank. Saat itu bank belum buka.
Ucap saya kepada satpam “Pak,Kenapa kartu saya gak bisa keluar lagi yak?”
jawabnya “abang salah posisi kartunya kalih atau kondisi kartunya sudah ada yang patah?”
Ujar sidin “kagak pak, posisi kartunya nya sudah benar ko dan kondisi kartu saya masih bagus”
jawab nya ”kalau seperti itu si biasanya kartu abang sudah ketelen mesin dan gak bisa keluar lagi”.
Semakin panik lah dan bingung apa yang seharusnya saya lakukan, Setelah itu saya hubungi call center untuk segera memblokir sementara rek tabungan saya, agar tidak disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggungjawab. Pak Satpam itupun memberi informasi kepada saya “Nanti jam 9 abang balik lagi kesini lalu laporan kartu ATM nya ketelan mesin”
Pulang kerumah dihantui rasa cemas. Karena penasaran searching lah di google dan di you tube, “prosedur jika kartu ATM tertelan mesin”. Sesudah menonton dan membaca prosedur, sepertinya persyaratannya lumayan ribed, salah satu syaratnya harus membuat surat laporan kehilangan di kantor polisi.
Sesuai waktu yang telah di info kan sebelumnya. Pergilah ke bank untuk mengurusi masalah ini, ternyata sudah banyak orang mengantri, padahal jam operasi kerja bank tersebut belum mulai. Saya mendapatkan no antrian ke 5, setelah menunggu lama giliran no urut 5 dipanggil. Saya ceritakan kejadiannya kepada petugas bank. Solusi nya hanya satu yaitu membuat kartu baru, yang semula dalam pikiran saya persyaratan nya ribed, ternyata untuk persyaratannya cukup mudah hanya membawa buku tabungan dilengapi KTP saja.
Teringat wejangan guru “ jika idup itu laksana jarum,maka rezeki lu itu seperti benang yang masuk kedalam jarum. Tenanglah saat memasukkannya jangan grasa-grusu. Dalam arti yang udah Allah tetapkan untuk lu, gak bakal jatuh ketangan orang lain”
Intinya “JANGAN GRASA-GRUSU”
Kamis,16 April 2020

















