Dua Garis yang Mengubah Kehidupan
#pregnancyjournaluli1
Bulan Maret 2017, adalah bulan di mana saya dan suami melangsungkan pernikahan. Setelah menikah otomatis semua pasangan menginginkan adanya buah hati yang hadir di tengah keluarga kecilnya. Namun kehadirannya itu hanyalah Allah SWT yang tau, sedangkan kita sebagai manusia hanya bisa berusaha dan berdoa. Ada yg bisa menunggu 1 bulan, 6 bulan, 1 tahun, 2 tahun, 10 tahun, bahkan lebih. Ini benar-benar rahasia Allah.
Kurang lebih saya masih 2x menstruasi setelah menikah, rasanya ko sedih ya tiap tau datang bulan, tapi saya selalu berpikir positif bahwa ya memang belum saatnya. Jadinya saya pun masih asik sama kegiatan freelance yang aktivitasnya pulang pergi naik KRL desek-desekan, tapi dinikmati aja karena happy kerjaannya.
Saya ga sampe ikut program hamil cepet sih, hanya berusaha melakukan usaha-usaha yg direkomendasikan temen yg udah nikah aja. Contohnya yg sudah saya lakukan adalah:
(1) Mulai konsumsi susu hamil emesis sejak setelah menikah. Termakan iklan ini mah haha, jadinya konsumsi Prenagen emesis sih hampir abis 2 kotak waktu itu.
(2) Konsumsi makanan mengandung tinggi asam folat: >>Sayur-sayuran hijau seperti bayam, brokoli, sawi hijau.; >> Buah-buahan seperti alpukat, buah bit, jus jeruk, jus tomat, pepaya, pisang. >> Kedelai dan kacang-kacangan, seperti kacang kedelai, kacang merah, kacang hijau, kacang polong, kacang tanah. ; >> Biji-bijian seperti gandum dan produk olahan gandum (pasta), jagung atau tepung jagung, dan sereal. ; >> Ikan salmon. ; >> Hati sapi. ; >> Susu dan produk olahannya. ; >> Telur.
Ga rutin juga sih, tapi ya kadang kalo masak memilih banyak makan sayuran gitu hehe. Kalo bosen juga kadang makan junkfood kok, masih bandel haha. Jadi ga strict banget gitu, tetep ada bandelnya.
(3) Melakukan hubungan seksual saat masa subur dan mengikuti tips dan trik dari temen (eh ini ma gausah diceritain ya wqwq). Tau tanggal masa subur akibat download aplikasi kalender hamil. Jadi bakal dikasih tau tgl berapa aja saat subur.
(4) Berdoa dan meminta sama Allah SWT. Ini sih yang paling menentukan mah.
Sampai tiba akhirnya yg dikira akan mens yg ke-3, ternyata qadarullah Allah SWT maha baik telah mempercayakan sebuah janin yang tumbuh di dalam rahim ini. Saya telat 5 hari!!!!!! Masih ga percaya sih, tapi suami udah yakin lalu beliin tespek dan minta ulang tespek kedua kalinya dan hasilnya sama.
image source: todaysparent.com
Saya takut, sedikit cemas, tapi bahagia. Saya minta suami buat jangan menyebarkan berita ini dulu kecuali ke masing2 orang tua. Everything can be happen sebelum benar-benar janin ini tumbuh dalam rahim, jd saya dan suami diem2 aja dulu sampe akhirnya usia 4 bulan janin beneran tumbuh berkembang, jika ada yg bertanya ya kami jawab tapi kami berusaha untuk tidak mengumbarnya karena saya takut. Tapi Lahaula wala quwwata illabillaaah. “Kan ada Allah” kalo kata Suami, jadi saya diminta buat berdoa aja sama Allah SWT.
Untuk kontrol pertama kali yaitu tanggal 5 Juni 2017 saya dan suami pergi ke RS Meilia Cibubur, saat itu kebetulan lagi bulan Ramadhan jadi kami memutuskan buat buka puasa di luar deket RS sekalian nunggu antrian. Antrian pun masih panjang, jadi kami juga sempet sholat tarawih di Mesjid RS.
Atas nama Ny. Yulia Latifah pun dipanggil oleh suster, saya dan suami masuk ruang praktik dr. Rina (katanya dokter favorit, pantesan pasiennya buanyak), ditanya HPHT (hari pertama haid terakhir), lalu diminta berbaring buat USG. MasyaAllah ternyata betul, kantung janinnya sudah terlihat, usia kandungannya sudah 4 minggu.
Dug Dug Dug dug…
Jantung saya berdegup kencang.
Saya diminta untuk kontrol 4 minggu kemudian untuk dilihat apakah janin tumbuh dan berkembang dengan baik atau tidak. Duh ko rasanya saya degdegan saat dokter menyampaikan hal itu, takut kalo janin ada apa-apa, takut ini, takut itu, banyaaaak bgt takutnya, termasuk takut saat lihat bill tagihan RS nya hahaha (gadeng becanda :p).
Saya dan suami pun pulang dengan dibekali vitamin folamil genio + susu prenagen hamil dari RS, setelah membayar bill yg memang membuat kami kaget kalo kontrol kehamilan jaman sekarang ke dokter ternyata mencapai ½ juta. Haha. langsung kepikiran, apa kabar mereka yg ga mampu ya mau ke dokter pasti sulit. Saya aja putar otak ini buat bisa kontrol di bulan berikutnya (maklum emak-emak, eh calon deng).
image source: google
Folamil Genio ini vitamin yang kandungannya super lengkap. Mulai dari multivitamin dan mineral yang dibutuhkan pada masa kehamilan di antaranya asamfolat, zat besi, vitamin D, kalsium.
Harga vitaminnya emang lumayan sih 100 sekian, tapi kandungannya emang lengkap dan ga perlu makan vitamin tambahan lainnya lagi. Vitamin ini juga ternyata bagus untuk yang sedang promil, ibu hamil, dan ibu menyusui juga.
Dengan perasaan haru, bahagia, dan ngantuk hampir jam 10 malam, saya dan suami akhirnya bisa pulang setelah 3 jam antri di dokter. Kami pun tak lupa menyampaikan kabar baik ini kepada kedua orang tua kami masing-masing untuk meminta doanya selalu.
Malam itu saya dan suami tidur diiringi dengan cerita-cerita sebelum tidur berupa rasa syukur kami berdua kepada Allah SWT atas nikmatNya ini. Padahal bulan sebelumnya saya masih nangis karena ditanya soal hamil terus.
Kami berdua amazed, Alhamdulillaah kami dipercaya begitu cepat untuk dititipkan amanah ini, kami masih belum yakin bisa dimampukan (terutama saya banyak banget khawatirnya ga bisa jaga kandungan, takut ini, takut itu), tapi kami berusaha untuk terus ikhtiar dan berdoa. Suami selalu menjadi support terbaik dan meyakinkan diri ini kalo ada Allah SWT yang ga pernah tidur, jadi ya berdoa dan minta sama Allah SWT.
Alhamdulillaah Alla Kulli Hal.
Semoga teman-teman yang sedang berusaha dan berdoa mendapatkan buah hati dimudahkan juga ya oleh Allah SWT.
Aminya rabbal alamiin.
Oia tulisan #pregnancyjournaluli ini dibuat berdasarkan beberapa teman yang rikues tulisan saya terkait selama kehamilan melakukan aktivitas apa, nutrisi apa, dan giat-giat apa saja yg perlu dilakukan. Semoga apa yg saya tuliskan bisa bermanfaat yakk.
_____
Bandung, 23 Februari 2018
©yulialatifah













