Mencegah Presbikusis saat Bertambah Usia
Apakah Anda pernah mengalami sulit berbicara dengan orang yang sudah lanjut usia? Mungkin Anda harus berbicara dengan lebih keras atau mengulang kata-kata. Setidaknya 1 dari 3 orang berusia di atas 65 tahun mengalami gangguan pendengaran. Gangguan pendengaran akibat penuaan ini dikenal dengan istilah presbikusis. Kondisi ini biasanya terjadi secara perlahan-lahan dan diakibatkan oleh paparan terhadap suara keras dalam waktu yang lama.
Mencegah Prebikusis
Seringkali proses penuaan tidak dapat dicegah sepenuhnya, namun dapat dikurangi dampaknya dengan menghindari faktor risiko. Fungsi pendengaran tentunya tetap prima jika dijaga sejak muda. Beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mencegah prebikusis, antara lain:
1. Hindari Suara Bising
Keras tidaknya suara bagi setiap orang itu relatif. Satu pedoman yang bisa digunakan adalah jika Anda harus mengeraskan suara di tengah kebisingan, artinya suara di sekitar Anda terlalu keras.
Beberapa sumber bising yang sering ada di sekitar kita biasanya berupa: suara motor atau mobil, suara di bioskop, konser musik, suara perkakas elektronik seperti bor, dan juga suara dari earphone.
2. Batasi Suara yang Terlalu Keras
Jika Anda berjalan di tepi jalan raya, mungkin suara motor yang keras sulit untuk dihindari. Tapi Anda dapat membatasi lamanya paparan bising karena yang menyebabkan hilangnya pendengaran adalah paparan bising dalam waktu lama atau sering.
3. Gunakan Peredam Suara
Jika Anda bekerja di lingkungan dengan suara keras, pastikan untuk memakai pelindung telinga, seperti penyumbat telinga atau earmuff. Jika digunakan dengan baik, alat-alat ini dapat mengurangi kerasnya suara hingga 15-30 dB.
4. Hindari Rokok
Perokok aktif dan pasif sama-sama berisiko untuk kehilangan fungsi pendengaran. Pastikan untuk mengurangi paparan rokok, dan lebih baik untuk menghindarinya sama sekali.
5. Bersihkan Telinga dengan Seksama Kotoran telinga tentunya dapat mengganggu pendengaran Anda. Pada umumnya, banyak orang membersihkan telinganya menggunakan. Tapi ternyata, penggunaan tidak disarankan oleh dokter karena dapat mendorong kotoran semakin dalam. Pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter untuk membersihkan telinga dengan aman.











