Empat Boneka Kecil
Jadi tersebutlah seorang gadis manis bernama Sissy, ia punya rambut pirang dan gaunnya lucu seperti pita warna merah muda. Dia gemar jalan-jalan sore, bagi Sissy semua terlihat indah selalu saat senja tiba. Itu kan bagi Sissy.
Sissy tinggal di York bersama Mell, anak perempuan aneh berkacamata-berkulit hitam dan sangat tengil. Maka tengillah dia. Sissy dan Mell bertetangga dan sama-sama suka bergosip. Kautahu kan jika makhluk perempuan satu dan lainnya bertemu akan jadi apa? Sebuah pembicaraan tidak penting nan panjang.
Sore itu Sissy sedang ingin jalan-jalan. Senja terlihat indah dan semuanya serba indah. Itu menurut Sissy. Dia bergegas ganti pakaian dan mengetok pintu rumah Mell agar ada yang menemaninya jalan-jalan sambil bergosip.
S : Mell, ayo jalan-jalan! Senja hari ini indah sekali, gaunku baru pula. Ayo ayo!
Mell membuka pintu dan langsung merengut. Bukan karena dia iri pada Sissy yang gaunnya selalu baru, tapi karena Sissy membangunkan Mell dari tidur terenak yang pernah dirasakan Mell. Sebab Mell tidur sembari makan pudding cokelat!
M : Sis, aku capek aku mau tidur saja! Senja hari ini tidak begitu indah kok dan gaunmu bau pula, masih sama seperti yang kaupakai minggu lalu!
S : Ah, kau ini ngelindur. Sudah, kau ikut aku saja! Gaunku baru ganti beberapa menit lalu dan aku bisa terlihat lebih cantik kalau kamu saja belum mandi.
Mell mengerang sementara Sissy menariknya keluar rumah dengan berlari-lari kecil.
Di belokan separuh jalan, Sissy dan Mell bertemu Petra - si Bongsor. Petra seperti mell, berkacamata tebal. Bedanya Petra minus 10 dan Mell plus 5.
Petra kebanyakan online facebook di komputer dan Mell terlalu sering membuat peralatan tidak berguna di loteng kamarnya.
Petra menyapa Sissy dan Mell :
P : Hai cewek! Mau ke mana?
S : Sepertinya mau ke warung kopi. Bang Petra mau ikut?
M : Hei, kamu tidak bilang tadi kalau kita akan ke warung ko.. aaargh!
Kaki Mell diinjak Sissy keras-keras. O'ow, rupanya Sissy sedang mencomblangkan Petra dengan Mell. Petra menyukai Mell dan Sissy tahu itu. Sissy kan hebat!
P : Ah, sepertinya Mell tidak suka aku ikut. Aku mau pulang saja ya teman-teman, dah!
Setelah Petra berlalu, Sissy marah-marah. Katanya, Mell bodoh karena mengecewakan laki-laki sebaik Petra. Mell menjawab enteng, ah, itu urusan nanti, katanya.
Baru beberapa menit mereka berdua berjalan lagi, Mell muntab. Dia ganti marah-marah.
M : Katamu aku bodoh mengecewakan laki-laki sebaik Petra?
S : Iya memang!
M : Kamu pun begitu Sis, kamu bodoh - benar-benar bodoh karena sampai hati melukai hati Ian.
S : HEI! Itu bukan salahku! Siapa suruh ia mengotori gaun kesayanganku!
M : Dia tidak sengaja! Starbucks yang dia bawa terpeleset jatuh dari tangannya karena dia salah tingkah berada di dekatmu!
S : Ah, alasan!
M : Kamu itu keras kepala!
S : Iya memang!
M : Pokoknya aku malas temani kamu jalan-jalan sore lagi!
S : Aku juga nggak mau minta kamu temani lagi!
M : Kalau gitu antar aku pulang, sekarang!
S : Oke.
Mereka berdua pulang, masing-masing merasa bersalah karena telah melukai perasaan tulus sepasang laki-laki lugu kemarin dan hari ini.
Di tempat lain, Petra sedang online dan Ian minum kopi.








