Mendaki gunung pakai Rok/Gamis
Mendaki gunung adalah hal yang gue idamkan dari masa SMP dulu, tapi baru kesampean pas setahun lalu (masa kuliah). Setelah sekian lama menanti akhirnya ada juga temen bareng buat naik.
Pendakian pertama gue ke gn. Merbabu yang ada di solo, lewat Selo. Naik bareng ber delapan orang. Menarik sekali, akhirnya gue pun ketagihan untuk naik gunung lagi.
Setelah ke Merbabu, gue pun memulai perjalanan lagi ke gunung lain, ke gunung Kencana, Ciremai, Pangrango, dan terakhir gue ke prau Agustus lalu. Dan masih selalu terkagum-kagum kalau inget proses perjalanan ke gunung-gunung diatas, walaupun masih new bie tapi gue sangat bersyukur karena banyak bgt pengalaman dan hikmah yang didapat ketika melakukannya.
Seperti judul tulisan gue di atas, yaitu pakai rok/gamis naik gunungnya, tak jarang selama di trek gue sering ketemu pendaki lain and then mereka nyapa lalu dibarengi dengan celotehan atau pertanyaan seperti :
"Mba ga ribet naik pake rok?''
"awas mba kejelipet pake rok"
"wah pake rok mba? Mantap"
"hati-hati ya mba pake rok takutnya keselimpet"
"gak masalah mba pake rok?"
Mungkin seperti itulah pertanyaan dan celotehan yang gue dapet selama ini ketika di perjalanan.
Sebenernya gak merasa terganggu dan gue memilih untuk bersikap bodo amat. Sebelum pendakian pun temen2 jalan ada yang mempertanyakan apakah tidak masalah pakai rok/gamis? Karena katanya mereka khawatir treknya susah kalau pake rok.
Dan gue pun mengerti, mendaki gunung itu perlu persiapan dan pengetahuan yang matang dan siap. Gak bisa setengah-setengah, harus semaksimal mungkin dalam mempersiapkannya. Walaupun pernah diragukan karena memakai rok ketika mendaki, tetapi gue yakin karena sudah tau akan seperti apa nantinya dan gue pun mempersiapkan dengan matang.
Dan alhamdullah selama mendaki gak pernah celaka gegara rok, dan tetap nyaman dan tentram karena memang sudah tidak nyaman kalau memakai celana. Dan senengnya lagi pun banyak bertemu perempuan luar biasa lainnya di trek yang ndaki sama-sama pakai rok/gamis.
Menurutku dengan kita memakai rok asalkan tau dan mempersiapkan semaksimal mungkin itu tidak masalah, takut kejelipet atau kesulitan di trek itu tak jadi masalah asalkan kita sudah dibekali dengan persiapan yang matang dan mencari tahu dulu trek gunung yang akan dijalani.
Dan setiap ke gunung yang baru, masih selalu ada yang menyinggung rok/gamis yang gue pakai, entah itu menanyakan, memuji, atau menghimbau agar hatihati. Dan no problem, gue bersyukur karena temen-temen yang bertemu di trek itu orang-orang baik yang masih mau mengingatkan agar gue tetap hati-hati.
Karena naik gunung pakai rok/gamis itu gak masalah menurut gue selagi kita dibarengi dengan persiapan dan pengetahuan yang matang.