Pernah ga sih, kamu merasa sedang dirayu karena dengar suatu lagu. Apalagi namamu terabadikan dalam judul lagu yang didengar orang lebih dari ratusan ribu. Seberuntung Komang untuk Raim, Meidiana untuk Baskara, Ainun untuk Habibie, semoga aku untukmu. Meski diantara jutaan kemungkinan juga ketidakmungkinan, bertemu dengan mu adalah hal tabu yang dibayangkan saja rasanya tak mampu.
Tapi, jika saat itu tiba, akan ku ceritakan dengan sangat panjang bagaimana kisahmu dan kisahku bermula. Bagaimana kita bisa berdebar dan memutuskan bersama. Bagaimana kita menghadapi dunia dengan lantunan doa-doa kepada Sang Maha Cinta. Bagaimana kita melewati ribuan senja sambil mendengarkan ‘Sore’ manyanyikan ‘Karolina’.
Dan, semoga sederhana tawaku cukup untuk melengkapi sempurnanya hidupmu. Aku selalu cukup untukmu dan kamu selalu cukup untukku.








