Islamic Journaling #25
"Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang yang tetap melaksanakan salat. Ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku. (40)Ya Tuhan kami, ampunilah aku dan kedua ibu bapakku dan semua orang yang beriman pada hari diadakan perhitungan (hari Kiamat). "(41)
~Qs. Ibrahim ayat 40-41
Selama perjalanan umrah tahun lalu, dari madinah menuju mekkah beberapa kawan mengirimkan pesan menitipkan doa, aku pun sedang mempersiapkan doa apa saja yang hendak aku ucapkan saat di multazam nanti. Sampai aku pun menuliskannya agar tak lupa.
Hingga akhirnya aku tersadar. Sering kali kita berdoa tentang rizqi, tentang impian, tentang kenikmatan duniawi. Padahal iman masih tipis, padahal ibadah masih lalai... Masih saja urusan duniawi yang diminta. Astaghfirullah.
Contohlah doa yang dipanjatkan oleh Nabi Ibrahim, 'jadikanlah aku dan anak cucuku orang yang tetap melaksanakan shalat'. Doa ini sederhana tetapi penuh makna.
Doa yang sederhana tetapi penuh makna yang telah dicontohkan oleh Nabi Ibrahim, 'ampunilah aku dan kedua ibu bapakku dan semua orang yang beriman.'
Padahal saat itu orangtua Nabi Ibrahim bukan dari golongan orang beriman, tetapi beliau tetaplah anak yang mendoakan orangtuanya. Nabi Ibrahim tidak berdoa hanya untuk dirinya sendiri ataupun keluarganya. Tetapi untuk semua orang yang beriman, untuk banyak orang.
Hari Jum'at di 10 hari terakhir Ramadhan! Paket combo waktu waktu mustajab untuk berdoa. Panjatkan doa doa terbaik untuk diri sendiri, orangtua, keluarga, dan banyak orang.
~ Ketika Quran Journaling sering kali menyindir diriku sendiri
Hilyah | Tangerang, 25/9/1442 H.













