Rekonmendasi Buku Pustaka Rujukan Filsafat Islam I
Sesuai dengan argumen Nanang Tahqiq dalam artikelnya 'Kajian Pustaka Falsafat Islam di Indonesia,' Ilmu Ushuluddin 1 (2013), 509-532, salah satu faktor penting yang menghambat kemajuan pembelajaran dan pengajaran filsafat Islam adalah tidak adanya buku refrensi yang memadai yang sudah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia. Yang saat ini layak digunakan menurut Tahqiq hanya dua:
1) Nasr, Seyyed Hossein dan Oliver Leaman. Ensiklopedi Tematis Filsafat Islam. Bandung: Mizan, 2003.
2) Fakhry, Majid. Sejarah Filsafat Islam. Cet. 1. Jakarta: Pustaka Jaya, 1987. Buku ini diterjemahkan oleh Mulyadi Kartanegara. Adapun cetakan baru yang diterbitkan oleh Mizan, namun edisi ini menerbitkan sebagian dari naskah aslinya.
Meski kedua buku refrensi ini masih sangat berguna untuk tahap awal penelitian bagi mahasiswa S1, terdapat banyak kekurangan dalamnya: beberapa bab da artikel-artikel dalam kedua buku ini adalah hasil penelitian akademis yang sudah dianggap kadaluarsa dari segi metodologi dan koten. Artikel tentang Ibn Sīnā di Ensiklopedi Tematis misalnya, yang ditulis oleh Shams Inati, tidak bagus. Sedangkan Karya Majid Fakhry didasari pada anggapan umum pada tahun 60-an dan 70-an bahwa setelah masa Ibn Rushd, filsafat Islam mengalami kemunduran drastis, khususnya karena kritik al-Ghazālī terhadap kaum filosof. Ia juga cenderung tidak menerima taṣawwuf spekulatif sebagai filsafat.
Keunggulan Majid Fakhry adalah dalam pembahasan beliau tentang transmisi filsafat Yunani Hellenistik ke dalam peradaban Islam. Kualitas penelitian beliau juga lebih terjaga dari satu bab ke bab yang lain karena ditulis oleh satu penulis yang memang hebat kualitas penelitiannya.
Keunggulan Ensiklopedia Tematis adalah dalam historiografinya yang membahas perkembangan filsafat pascaklasik. Memang Nasr dan Leaman berjasa untuk mengafirmasikan bahwa setelah Ibn Rushd filsafat Islam bukannya mengalami kemunduran, melainkan mengalami perkembangan luar biasa, khususnya dalam integrasi antara taṣawwuf spekulatif dan filsafat Peripatetik.
Yang berikut adalah daftar sementara buku pustaka rujukan dalam bahasa Inggris yang mengandung penelitian mutakhir dari segi metodologi, historiografi dan konten. Akan saya terus update lis ini secara berkelanjutan. Saya fokus pada buku-buku refrensi, bukan monograf. Mungkin lis ini bisa membantu mahasiswa yang ingin melakukan penelitian dalam filsafat Islam.
Adamson. Peter and Richard C. Taylor, eds. The Cambridge Companion to Arabic Philosophy. Cambridge: Cambridge University Press, 2005.
Davidson, Herbert Alan. Alfarabi, Avicenna, and Averroes on Intellect. Their Cosmologies, Theories of the Active Intellect, and Theories of Human Intellect. New York: Oxford University Press, 1992.
Dhanani. Al-Noor. The Physical Theory of Kalam: Atoms. Space and Void in Basrian Muʿtazili Cosmology. Leiden: E.J. Brill, 1994.
Frank, R.M. Beings and Their Attributes: The Teaching of the Basrian School of the M ’tazila in the Classical Period. Albany: State University of New York Press, 1978.
Gutas, Dimitri. Avicenna and the Aristotelian Tradition: Introduction to Reading Avicenna's Philosophical Works. Leiden: E. J. Brill, 1988.
McGinnis. Jon and David C. Reisman, trans. and eds. Classical Arabic Philosophy: An Anthology of Sources. Indianapolis and Cambridge: Hackett Publishing Co., 2007.
Reisman, David, ed. Before and After Avicenna: Proceedings of the First Conference of the Avicenna Study Group. Leiden: E. J. Brill. 2003.