Garage Band sebagai Salah Satu Wadah Remix
Seperti yang kita ketahui, salah satu perkembangan teknologi yang sangat berpengaruh pada kehidupan manusia adalah munculnya internet. Dimana dengan keberadaan internet, apa yang dinamakan dengan budaya Read & Write semakin kental. Read & Write Culture itu sendiri adalah saat dimana masyarakat tidak hanya sekedar mengonsumsi konten-konten yang ada pada media, melainkan melakukan pembuatan ulang atau reproduksi dari konten-konten tersebut akibat adanya rasa tidak puas mereka.
Gambar diatas merupakan salah satu contoh aplikasi yang dapat digunakan untuk melakukan remix atau mashup lagu yang dinamakan Garage Band yang ada pada Mac. Tersedianya wadah ini yang bisa didapatkan secara cuma-cuma menandakan bahwa saat ini setiap orang (terutama pengguna Mac) dapat melakukan pengkreasian ulang konten-konten atau lagu-lagu yang sudah ada sebelumnya kapan saja dan dimana saja sesuai dengan yang mereka inginkan. Banyak kreasi-kreasi mereka yang kemudian di share melalui platform-platform sosial media (internet) yang dapat diakses oleh siapa saja seperti contohnya Soundcloud. Tidak menutup kemungkinan apabila pengkreasian ulang yang telah dishare tersebut kemudian dikreasikan kembali oleh orang lain sehingga hal ini menandakan bahwa budaya ini sebagai proses yang unfinished atau sesuatu yang terus berlanjut dan tidak pernah selesai. Namun di lain sisi, fenomena ini dapat membawa permasalahan yang menyangkut masalah copyright.
- Dayintani Kirana (1506756431) -
Sumber:
Lessig, Lawrence (2008) Remix: making art and commerce thrive in the hybrid economy, pp.23-31
google.com (gambar)








