Halo! Saya perkenalkan kamu dengan @gandengtangan (www.gandengtangan.org) sebuah wadah crowdlending tempat bertemunya investor yang peduli dengan UMKM lokal yang membutuhkan pembiayaan Saya bertemu founder dan CEO nya, @jezziesetiawan tahun 2015 di ajang The NextDev Telkomsel. Ketika itu Gandengtangan dan Rumah Sinau menjadi pemenangnya. Saya amat tertarik dengan konsep pendanaan UMKM "bunga 0%" yang mereka usung (ketika itu) Saking tertariknya, dalam suatu acara bersama di Surabaya, di dalam pesawat saya dengan tidak sopannya tertawa padanya. Bukan. Bukan karena ngenyek. Justru karena takjub. Hari gini, ga mengambil keuntungan dari usaha yang dijalankan? " Masa sih Jez, lha terus gimana caranya lu nanti bisa sustain dong?? " Jezzie menjelaskan banyak hal. Yang tidak saya pahami sepenuhnya. Menurut saya ya entitas bisnis itu harus untung dulu, baru berdampak. Bisa sih berjalan beriringan. Tentu. Banyak yang sudah membuktikan. Tapi, kan tetap, aspek keberlangsungan kan paling penting? Selama satu tahun itu, sering kami satu acara dengan Jezzie dan Gandeng Tangan mereka. Selain itu, pernah juga saya beberapa saat menumpang di kantor mereka di Cibulan. Setiap mendengar kisah Jezzie, tentang para pengusaha kecil yang sudah mereka bantu, dan bagaimana dampak mereka pada masyarakat terkait, saya selalu takjub dengan anak muda yang sudah masuk Kick Andy mendahului saya ini Jezzie dan Gandeng Tangan mereka terus berkembang hingga saat ini. Dan angka 0% yang saya ceritakan sebelumnya telah menjadi 12% berbentuk imbal hasil per tahun, sesuai pertumbuhan UMKM yang didanai. Untuk kepentingan yang lebih besar, Gandeng Tangan pun telah beradaptasi. Tujuan kita memang boleh kaku, rigid. Namun, cara kita menuju kesana luwes saja. Menyesuaikan keadaan, rasa, juga regulasi yang ada. #Gandengtangan #rumahsinau #startup #setarap (at Soehanna Hall, The Energy Building, SCBD)