Berkomitmen Part 2: Tetap berada di kursimu, sampai gilirannya kamu berpindah ke kursi lain
Kalau masa itu akan datang, akan kutunjukkan padamu tentang tulisan ini.
Aku belajar banyak, tentang seorang perempuan baik sepertimu. yang tidak hanya berharap menjadi partner dunia, tapi juga akhirat, bagaimanapun caranya.
Pada suatu waktu, aku mengingat tentang ceritamu, bagaimana kamu mempertahankan kursi spesial milikmu. aku juga ingat perihal, mengapa kamu memilih untuk di sana, tetap di sana, juga akan di sana sampai waktu tertentu. Sampai, ada orang lain, yang tingginya sama denganmu. agar apa? agar kursi itu tidak membahayakannya tersebab tingginya yang berbeda.
perihal kursi-kursi itu, aku pernah bertanya padamu. Nanti, kalau sudah waktunya, apakah kamu akan bersiap berpindah kursi?
dengan standar yang sama seperti yang pernah aku tulis dulu, tanpa ada yang berubah darinya, tapi aku berubah untuk lebih baik setiap detiknya, maka aku yakin, aku akan siap, katanya padaku.
hari ini, aku memahami tentang makna kursi yang tak lapuk meski telah lama kamu duduki, juga tentang kursi baru yang tetap sesuai dengan standar kursi lama dalam versi terbaik, di masa terbaikmu.
barakallahuufiik, salihahku
kursimu akan diperbarui


















