#baweljadicerita #dirumahaja
Diary lagi
Kamis, 4 Juni 2020
#dirumahaja tetap berlanjut. Walaupun isu tentang new normal terus diberitakan tapi rasanya tetap saja dibingungkan apakah aturan itu sudah berlaku atau belum atau di beberapa daerah saja? Meskipun adanya new normal untuk bepergian main-main keluar jauh pun tetap diselimuti rasa takut, karena angka peningkatan pasien covid-19 terus bertambah. Mengisi waktu disela-sela tugas, kuliah online, dan pekerjaan rumah. Lebih tepatnya mencuri waktu, saya isi dengan menonton film. Banyak yang sudah saya tonton baik film Indonesia, hollywood, series, juga drama. Baru-baru ini ada film yang saya suka, mungkin ini akan menjadi film yang sensitif bagi beberapa. Namun bagi saya isi dari film ini yang kisah nya sangat berbobot. Judulnya Agora. Awalnya ketika membaca sinopsis saya ragu akan maksud filmnya, apakah seru atau tidak, tapi melihat teaser filmnya membuat saya tertarik, satu gambar perempuan. Film ini merupakan kisah yang sebenarnya dari sosok Hypatia/Hipatia (filsuf dan astronom Mesir Romawi) yang merupakan upaya rekontruksi dan tafsir sejarah dengan imajinasi sutradara film dan penulis naskah yang luar biasa. Film Agora sering dinilai sebagai kisah perjuangan seorang filosof wanita di dalam suasana pertentangan antara filsafat (pada saat itu, filsafat juga berarti sains) melawan agama. Film yang dibintangi oleh Rachel Weisz ini juga dinilai sebagai kisah dogmatisisme di dalam Kristen yang berbuah pada perlakuan kejam terhadap seseorang yang memiliki keyakinan yang berbeda tentang ketuhanan, dan sekaligus seorang wanita, yang dibunuh oleh gerombolan Kristen yang dipimpin oleh seorang lektor yang bernama Petros. Untuk lebih lengkapnya mengenai siapa Hypatia bisa dilihat di Wikipedia. Selesai menonton, saya merasa sedikit beruntung mengenai kebebasan berpikir, jaman dahulu orang untuk menyatakan pendapat dibataskan dengan gender (laki-laki/perempuan), namun saat ini sudah tidak lagi karena adanya perjuangan seperti Hypatia ini di masa Romawi ribuan masehi lalu. Seperti pesan Ir. Soekarno “JASMERAH” jangan lupakan sejarah, meski ini bukan sejarah nasional tapi merupakan ilmu yang juga menjadi pengetahuan. Selamat menonton bagi yang suka genre film seperti ;)














