Keluarga Burung Kenari Biru (2)
The day is coming...
Hari yang ditunggu-tunggu, di sisi lain terbersit ingin memperlambat laju waktu agar hari ini tidak cepat tiba.
Semakin hari, semakin banyak kardus yang ditumpuk di rumah. Rasanya tak selesai-selesai, barang yang belum dikemas ada lagi-ada lagi. Alhamdulillah di hari-hari terakhir ibu dan teteh ikut banyak membantu.
Sabtu.
Mobil dikirim lebih dulu. Akhirnya kami memutuskan, mobil dikirim ke Mataram dan akan kami bawa sendiri ke Maluk, Sumbawa, karena ongkosnya ada perbedaan terpaut jauh. Menyusul motor dikirim ke Bandung menggunakan KAI Logistik.
Minggu.
Hari pengosongan rumah, sungguh sibuk. Kami memesan 2 truk engkel yang masing-masing mengirim barang ke Cimahi dan Kalisari. Sedangkan untuk barang yang dikirim ke Sumbawa, kami menggunakan jasa kargo. Total ada 16 koli yang akan dikirim. Awalnya kami kira 100 kg itu sudah cukup banyak, taunya setelah ditimbang total ada 367 kg!! Ada 1 kardus berisi pakaian saja beratnya sampai 53 kg, dan kardus yang berisi buku sampai 43 kg. Lagi-lagi kami memutuskan barang dikirim ke Lombok, karena ongkosnya bisa terpangkas hampir setengahnya. Rencananya, kami akan minta bantuan teman untuk menyewa pick up dan mengantarkan barangnya kemudian ke Maluk.
Rumah, kosong. Rasanya lega, tapi hati ikut kosong juga, mengenang hampir 3 tahun tinggal di sini. Banyak yang terjadi, tangis dan tawa bergantian. Anak-anak yang tumbuh di sini dengan segala tingkah polahnya. Setiap sudut rumah ada cerita. Kehilangan, tapi akan selalu ada diingatan.
Penerbangan ke Lombok baru dijadwalkan hari Selasa, jadi masih ada waktu kami menghela napas. Kami menginap di hotel untuk sementara. Syahdu, bisa menikmati Jakarta dari lantai atas. Pasti kami rindu.
Jakarta, 11 Desember 2023








