Lakukan kebaikan untuk ummat. Sosok pria yang tangguh. Ia lahir untuk berjuang. Hingga sepuh terus berjuang. Seperti tak ada lelahnya. Ia berjuang. Ibarat banjir yang tengah melanda, ia seperti perahu karet yang mampu leluasa menjangkau titik pengungsi. Ia pria yang tangguh. Menderanya segala kesusahan. Ia teguh memegang tuntunan, jangan bertindak biadab. Jangan membuat luka di atas luka. Wahai pria yang tangguh. Jagalah hatimu dari sombong dan angkuh. Jagalah jiwamu dari segala tindak aniaya dan membuat suasana gaduh dan keruh. Wahai pria yang jantan. Duniamu tak seberapa. Tapi kau populer di langit-Nya. Kau punya kekayaan di sisi-Nya. Dari himpunan sedekah waktumu saat di dunia. Membangkitkan gairah berjuang generasi yang terbina. Kau punya kekayaan di sisi-Nya. Dari teladanmu yang tak henti menginspirasi. Dari penamu yang mengalirkan energi untuk berdiri menatap langkah yang pasti. Ya, jejak yang dinanti. Ia adalah keridhaan Ilahi Rabbi. Sebaris kalimat untuk gambar yang dicari. Tak bisa melukiskan lebih indah. Karena apa saja, tak mungkin terganti. Seribu kalimat tak bisa mewakili. Bahkan berjuta kata-kata pun tak mampu menggambarkan nilai pribadi. Cukuplah Allah Ta'ala pelindung kita. Hasbunallah wa n'mal wakiil, ni'mal mauwlaa wa ni'man nashir. #islamimendunia #savepacitan #savepesantren #savetremas Gambar diambil dari: Grup WA Badan Kerjasama Pondok Pesantren Indonesia (BKsPPI)










