Set nábytku “Kónus” design 2015 Furniture set “Kónus” design 2015
seen from Italy

seen from China

seen from Türkiye
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from Australia

seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from China

seen from Netherlands

seen from Netherlands
seen from China
seen from China
Set nábytku “Kónus” design 2015 Furniture set “Kónus” design 2015
💡🔨 with @frankieheck @timcisilino @de_marquis #sedak (he's bombed every hill in Long Beach tonight on his way back to Venice) 🔨💡
"Sedakan" ; "Nyedakne"
Pernah kita jumpai suatu perkataan yang dikeluarkan oleh orang tua, entah itu ibu dan bapak kepada anaknya atau orang dewasa kepada anak yang lebih muda darinya. Perkataan itu adalah, "Nak, jangan lari-lari nanti kamu terjatuh!"
"Nak, jangan main di dekat jalan raya, nanti kamu ketabrak lho?"
Lalu apa yang dikatakan selanjutnya ketika hal itu dialami oleh anak tersebut? Orang yang lebih dewasa tadi mengatakan, "Lho kan, syukur kamu, ibu bilangin jangan lari-lari nanti kamu bisa terjatuh, akhirnya jatuh kan?"
Pernah suatu ketika seorang ibu mengatakan hal yang sama kepada cucunya, dan tepat terdengar di telinga ustadz saya, tanpa menunggu lama ustadz saya itu menasehati ibu tersebut!
"Bu, apa yang ibu katakan adalah sama saja ibu mendoakan anak ibu untuk jatuh!"
"Ingat Bu, doa orang tua itu sungguh mujarab, oleh karena itu, sebagai orang tua kita harus hati-hati dalam menjaga lisan kita! Namanya juga anak kecil, biarkanlah mereka bermain, dan berlari sesuka hati mereka!"
"Tetapi sebagai orang tua saya khawatir pak ustadz!"
"Iya, tetapi tetap saja perkataan ibu sama saja mendoakan anak ibu untuk jatuh, mendoakan anak ibu untuk tertabrak kendaraan! Jika ibu khawatir cukuplah ibu mendoakan, mengamati, siap siaga selalu!"
Cukuplah dengan mengatakan: "Nak kalau main yang hati-hati ya, jangan ceroboh, jangan berbuat ulah!"
Dalam bahasa jawa istilah itu sering disebut dengan "sedakan" (mungkin), atau istilahnya "doa dengan harapan terkabul" tetapi lebih dekat dengan istilah "kutukan" (susah menerjemahkan ke dalam bahasa indonesia -__-"). Berarti "nyedakne" lebih dekat dengan arti mengutuk.