Kena Kutukan
Kenapa ya? Sepertinya aku kena kutukan. Pertama, mantan pacarku, semuanya sudah menikah. Yah, memang cuma dua. Tapi keduanya sudah menikah, sudah punya anak. Bahkan yang satu, menikah ketika masih usia 22 tahun, belum lulus kuliah, belum punya pekerjaan. Untuk yang satunya, yah, dia menikah dengan seseorang yang dia temukan setelah-setelah aku, hanya pacaran 6 bulan, langsung menikah. Kedua, barisan para teman-tapi-mesra, sudah menikah semua. Padahal kayaknya, kalau aku lihat dari sudut pandangku saat masih 'bersamaku' mereka sama sekali belum siap menikah, bahkan sama sekali tidak berminat ke arah sana. Tapi setelah 'lepas' dariku, boom, mereka langsung buru-buru (karena sungguh cepat banget jangka waktunya) serius, menikah. Ketiga, belum lagi orang-orang lain yang sempat aku sukai, secara romantis, entah itu terang-terangan atau diam-diam, juga menikah duluan. Keempat. Bahkan, bahkan, orang-orang yang aku merasa 'kagumi' alias 'ngefans' (dimana aku pernah membayangkan hidup bersamanya, tua bersamanya, dan bayangan sejenis yang yah, kamu tahu lah fantasi manusia) saja sudah menemukan tambatan hatinya. Entah masih pacaran atau bahkan sudah menikah. Sedangkan aku? Seperti kena kutukan! Aku sampai tidak berani suka lawan jenis duluan. Aku tidak berani kagum, tidak berani ngefans, apalagi sampai membayangkan yang jauh. Aku takut. Seperti kena kutukan. Sekarang, memandang deretan mereka, aku masih sendiri, tidak (mungkin belum atau aku tidak tahu) ada yang menyukaiku, tidak dekat (secara romantis) dengan siapa-siapa. Kenapa ya? Apakah benar ini kutukan, atau hanya perasaanku saja? Apakah memang aku dilarang merasakan nikmat Tuhan yang bernama jatuh cinta?
- Sastrasa
















