Pergi
Pagi yang senyap sekejap berderap Kudengar langkah-langkah sigap di jalan menurun Suara isak tangis menerpa angin, membawa duka ke setiap sudut Pot bunga retak, serpihan jatuh menghabiskan dinding yang luruh Gerimis menyerang, seolah tak kuat menahan berang
Pagi tak biasa memejam Kulihat lambaian tangan lembab selepas mengusap air mata Ada yang pergi pagi ini
Badai akan turun kelak Bambu-bambu beradu, menyanyikan lantunan sendu Bunga berdiri tersusun rapi, menuliskan namamu yang bergelar baru Akan ada yang meratap, tak mampu tuk menatap Kau yang pergi pagi ini
Terinspirasi dari kepergian kawan pagi ini














