Chapter 344.
"Menyesal. Bagaimana tidak? 4 tahun lebih terjebak pada lubang kesalahan yang sama. Kesalahan yang pada akhirnya malah merugikan diri. Membuat hidup tersiksa, hidup tanpa arah, hidup tanpa tawa.
Mengaku sudah bertobat, tapi duniawi kembali menghantui diri. Duniawi sekali lagi memenangkan peperangan batin.
Lalu, kapan mau sadarnya?
Bangkitlah, segeralah berubah. Rasa menyesal yang kini dialami jauh lebih menyakitkan daripada setiap dosa yang terukir.
Ingat kembali apa yang telah dibuang, apa yang telah dikorbankan.
Berubahlah, masih ada secerca harapan.
Yakinlah, masih ada sinar kebahagiaan."
- arioagio










