Rindu yang akan menjadi candu... Adalah kamu
seen from South Korea

seen from United States

seen from Switzerland
seen from Malaysia
seen from China
seen from Chile
seen from United States

seen from Malaysia
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from Romania

seen from Germany

seen from United Kingdom
seen from Romania

seen from Malaysia
seen from United States
seen from United States

seen from United States
Rindu yang akan menjadi candu... Adalah kamu
Sadar tak pernah sadar
Semut masuk lubang yang sama, padahal penuh dengan niatan akan terus berlari. untuk mengerti dan mencoba terus mengerti akan nikmat hakiki yang terberi, padahal dengan keyakinan pasti mampu. Duhai, waktu memang ibarat pesawat tempur tercanggih di abad ini, sungguh semut telah ingkar atas semua ini.
Ibarat malam sejuta kunang-kunang tak perlu bersinar karena ada lampu dengan berjuta Watt-nya bersinar, tapi semut peracaya, tak ada kesia-siaan akan ini semua. Ya semut memang tak seperti kunang-kunang membuat mata manusia terpana, terpaku melihatnya.
Wahai, angkasa-Mu memang sungguh indah. dalam cangkir kopi mocca ini semut terus menyantap atas nikmat-Mu, menjilati manisnya gula dalam cangkir, melihat banyaknya harapan yang Kau beri, merasakan yang tak semut rasakan akan manis semua ini.
Sebenarnya ini semua, tak seperti yang semut harapkan, akan tetapi Kau memaparkan lebih dari yang semut harapkan, tetap saja semut hanyalah mahluk kecil, penuh dengan keinginan lain, semut memang bebal.
Semut terus berjalan, walaupun merangkak senti demi senti, agar tak masuk ke lubang yang sama, tapi apa daya, semut kembali kelubang yang sama..