Mungkin di kalangan anak kekinian pasti sangat asing mendengar judul lagu atupun penyanyinya. Aku sebagai salah satu generasi anak 90 an dan orang Jawa tulen sih sangat tidak asing dengan yang namanya musik campur sari. Ini sih berawal dari orang tua yang koleksi kasetnya di rumah hampir semuanya musik-musik campur sari dan keroncong. Jadilah aku sudah teracuni musik bernuasa Jawa sedari bayi (ngga bayi juga deng lebay, sejak kanak-kanak).
Salah satu penyanyi campur sari yang terkenal hingga kini adalah Om Didi Kempot. Dan ini lagu campur sari paling juara (menurut versi diri sendiri ya). Lirik lagunya begitu dalam dan meaningful (apa ya istilahnya, penuh arti kali ya). Sebenarnya ini lagu sedih yang becerita tentang seorang laki-laki yang mencari (mungkin mantan) kekasihnya dan sangat ingin bertemu. Tapi karena dibawakan oleh musik campur sari, rasanya tetap ingin joget ketika dengar lagu ini.
Sewu Kutho sendiri berarti Seribu Kota.
Lagu ini udah terkenal banget dan punya banyak versi, mulai pop, jazz, dan keroncong. Tapi versi original dari Om Didi Kempot tetap terbaik sih.
(Maklum salah satu fans Om Didi Kempot 😆)